Ditanya Soal Fitch, Whoosh hingga Dividen Danantara, Menkeu Suahasil Pilih Bungkam

Menteri Keuangan Suahasil Nazara usai menghadiri Sidang Paripurna DPD RI
Menteri Keuangan Suahasil Nazara

JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memilih tidak menjawab pertanyaan awak media seusai menghadiri Sidang Paripurna DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Sejumlah wartawan mencecar Suahasil dengan berbagai pertanyaan terkait isu fiskal yang kini menjadi perhatian publik, termasuk persoalan yang diwariskan dari masa kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa di Kementerian Keuangan.

Suahasil hadir di ruang Sidang Paripurna DPD RI, Nusantara V, mengenakan kemeja biru muda, dasi bergaris putih, dan jas hitam. Ia didampingi sejumlah pejabat Kementerian Keuangan.

Saat keluar dari ruang sidang dan berhadapan dengan awak media, Suahasil tidak memberikan jawaban substantif atas pertanyaan yang diajukan.

Wartawan antara lain menanyakan perkembangan peringkat kredit Indonesia Investment Authority (INA) yang tercatat berada di level BBB dengan outlook negatif berdasarkan penilaian Fitch Ratings. Data resmi INA juga mencatat peringkat tersebut dengan outlook negatif.

Pertanyaan lain menyangkut pengelolaan kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Sebelumnya, Purbaya menyampaikan bahwa pengelolaan utang proyek tersebut akan dialihkan dari Danantara kepada Kementerian Keuangan mulai 15 September 2026, sementara skema penyelesaiannya masih dalam pembahasan.

Suahasil juga ditanya mengenai Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan di perbankan nasional. Namun, ia tidak memberikan tanggapan atas pertanyaan tersebut.

Soal Dividen Danantara Rp120 Triliun

Pertanyaan berikutnya berkaitan dengan rencana setoran dividen dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebesar Rp120 triliun ke APBN.

Rencana tersebut sebelumnya disampaikan Purbaya ketika masih menjabat sebagai Menkeu. Ia menyebut sekitar Rp120 triliun akan masuk ke penerimaan APBN 2026.

Setelah Suahasil menggantikan Purbaya, keberlanjutan rencana tersebut menjadi salah satu isu yang menunggu penjelasan Menteri Keuangan baru. CEO Danantara Rosan Roeslani sebelumnya mengatakan pembahasan mengenai rencana tersebut akan dilakukan bersama Suahasil.

Alih-alih menjawab pertanyaan wartawan, Suahasil memberikan isyarat bahwa berbagai persoalan tersebut akan disampaikan melalui agenda rutin Kementerian Keuangan, yakni APBN KITA, yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Suahasil Resmi Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9/2026). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Sehari kemudian, Selasa (15/9/2026), berlangsung serah terima jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya kepada Suahasil di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta.

Kementerian Keuangan menyebut prosesi tersebut menandai berakhirnya masa jabatan Purbaya yang memimpin kementerian selama sekitar satu tahun.

Dengan pergantian tersebut, sejumlah persoalan fiskal yang sebelumnya berada di bawah kepemimpinan Purbaya kini menjadi bagian dari agenda Suahasil sebagai Menteri Keuangan baru, termasuk pengelolaan kewajiban Whoosh, kebijakan terkait Danantara, serta berbagai persoalan pengelolaan keuangan negara yang menjadi perhatian publik.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *