Bola  

Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Rekor Garuda di SUGBK

Avatar of Falih Media
Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Timnas Indonesia merayakan kemanangan telak 9-2 atas Bangladesh di SUGBK pada Kamis, 1 Oktober 2026

JAKARTA – Timnas Indonesia memiliki catatan cukup positif saat menjamu Thailand menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda akan menghadapi Gajah Perang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026) malam WIB.

Pertandingan Indonesia vs Thailand menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk memperbaiki rekor pertemuan sekaligus memburu gelar juara.

Kerjasama Media

Berdasarkan data yang dirilis Rec.Sport.Soccer Statistics Foundation (RSSSF), Indonesia telah menghadapi Thailand sebanyak 78 kali di berbagai ajang.

Dari jumlah tersebut, Indonesia mencatat 25 kemenangan, 16 hasil imbang, dan 37 kekalahan.

Namun, rekor Garuda terlihat lebih menjanjikan ketika bermain di kandang sendiri. Dari 14 pertandingan melawan Thailand di Indonesia, skuad Merah Putih meraih tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan lima kekalahan.

Indonesia Punya Rekor Positif Saat Menjamu Thailand

Statistik tersebut menjadi modal tersendiri bagi Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026.

Meski Thailand masih unggul dalam rekor pertemuan secara keseluruhan, Indonesia mampu memberikan perlawanan ketat ketika bermain di hadapan pendukung sendiri.

Bahkan, Tim Merah Putih pernah mencatat kemenangan besar 5-0 atas Thailand dalam ajang Jakarta Tournament pada 12 Juni 1975.

Hasil tersebut menjadi salah satu kemenangan terbesar Indonesia saat menghadapi Gajah Perang di kandang.

Indonesia Dua Kali Kalah dari Thailand di Final

Di balik catatan positif tersebut, Indonesia juga menyimpan pengalaman pahit ketika menghadapi Thailand dalam pertandingan final.

Timnas Indonesia pernah dua kali bertemu Thailand di partai puncak turnamen. Namun, Garuda selalu gagal keluar sebagai juara.

Pertemuan pertama terjadi pada final SEA Games 1997 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 18 Oktober 1997.

Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Thailand hingga waktu normal dan perpanjangan waktu. Namun, Garuda harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah 2-4 melalui adu penalti.

Kegagalan kembali terjadi pada final Piala Tiger 2002 yang berlangsung di Jakarta, 29 Desember 2002.

Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Thailand sebelum kembali menelan kekalahan 2-4 dalam adu penalti.

Dua hasil tersebut menjadi catatan yang perlu diperhatikan Indonesia saat kembali menghadapi Thailand dalam partai final.

Statistik Indonesia vs Thailand di Kandang

Berikut rekor pertandingan Indonesia saat menjamu Thailand berdasarkan data RSSSF:

  • Total pertandingan: 14 kali
  • Menang: 7 kali
  • Imbang: 2 kali
  • Kalah: 5 kali

Hasil 14 Pertandingan Indonesia vs Thailand di Kandang

  1. Indonesia 5-0 Thailand – Jakarta Tournament 1975 – 12 Juni 1975.
  2. Indonesia 1-0 Thailand – Jakarta Tournament 1978 – 15 Juni 1978.
  3. Indonesia 1-3 Thailand – SEA Games 1979 – 23 September 1979.
  4. Indonesia 2-1 Thailand – Kualifikasi Piala Asia 1984 – 6 Agustus 1984.
  5. Indonesia 1-0 Thailand – Kualifikasi Piala Dunia 1986 – 15 Maret 1985.
  6. Indonesia 0-0 Thailand – SEA Games 1987 – 14 September 1987.
  7. Indonesia 4-1 Thailand – Piala Kemerdekaan 1982 – 11 Agustus 1982.
  8. Indonesia 1-1 Thailand (adu penalti 2-4) – SEA Games 1997 – 18 Oktober 1997.
  9. Indonesia 2-2 Thailand (adu penalti 2-4) – Piala AFF 2002 – 29 Desember 2002.
  10. Indonesia 0-1 Thailand – Piala AFF 2008 – 16 Desember 2008.
  11. Indonesia 2-1 Thailand – Piala AFF 2010 – 7 Desember 2010.
  12. Indonesia 2-1 Thailand – Piala AFF 2016 – 14 Desember 2016.
  13. Indonesia 0-3 Thailand – Kualifikasi Piala Dunia 2022 – 10 September 2019.
  14. Indonesia 1-1 Thailand – Piala AFF 2022 – 29 Desember 2022.

Dengan bekal tujuh kemenangan dari 14 pertandingan kandang, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk menambah catatan positif saat menjamu Thailand.

Dukungan suporter di SUGBK juga diharapkan memberikan motivasi tambahan bagi skuad Garuda dalam memburu gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *