Hukrim  

Polisi Sterilkan Lokasi Kecelakaan Kerja di Gorong-gorong Bambu Apus yang Tewaskan Tiga Pekerja

Garis polisi menutup lokasi kecelakaan kerja di gorong-gorong Bambu Apus Jakarta Timur yang menewaskan tiga pekerja.
Petugas memasang garis polisi di lokasi kecelakaan kerja proyek gorong-gorong di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, yang menewaskan tiga pekerja.

JAKARTA – Aparat kepolisian mensterilkan lokasi kecelakaan kerja di proyek gorong-gorong kawasan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, setelah insiden tersebut merenggut nyawa tiga pekerja. Petugas memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mendukung proses penyelidikan.

Pada Sabtu (11/7/2026), lokasi proyek di Jalan Raya Mabes Hankam tampak telah dipagari menggunakan barrier plastik berwarna merah. Garis polisi mengelilingi area gorong-gorong yang berada tepat di dekat Halte Transjakarta Pintu 3 TMII.
Lubang gorong-gorong berdiameter sekitar 60 sentimeter yang menjadi titik kecelakaan sudah ditutup. Petugas juga memasang rambu larangan masuk agar masyarakat tidak mendekati area tersebut.

Hingga siang hari, tidak terlihat aktivitas pekerjaan di lokasi proyek. Polisi masih menjaga area tetap steril, sementara arus lalu lintas di Jalan Raya Mabes Hankam tetap mengalir normal tanpa hambatan berarti.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (9/7/2026). Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) menerima laporan permintaan evakuasi pada pukul 09.49 WIB dan berhasil mengevakuasi seluruh korban sekitar pukul 11.55 WIB.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan ketiga korban merupakan pekerja dari perusahaan subkontraktor atau pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut.

Menurut Pramono, satu korban merupakan warga negara asing (WNA), sedangkan dua korban lainnya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

“Saya sudah mendapatkan laporan dari Dirut PAM Jaya. Memang betul ada tiga orang,” ujar Pramono di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).

Ia menambahkan, “Dari tiga orang itu satu WNA, jadi dua warga kita.”

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. Polisi juga terus mengamankan lokasi hingga seluruh proses investigasi selesai.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *