Faris Abdul Hafidz Jadikan Dewata Challenge Series 2026 Tolok Ukur Kesiapan Persib

Faris Abdul Hafidz mengikuti TC Persib Bandung di Bali jelang Dewata Challenge Series 2026.
Bek muda Persib Bandung Faris Abdul Hafidz mengikuti pemusatan latihan tim di Bali sebagai persiapan menghadapi Dewata Challenge Series 2026.

BANDUNG – Persib Bandung memanfaatkan pemusatan latihan (TC) di Bali untuk mematangkan persiapan menghadapi kompetisi musim 2026. Bek muda Faris Abdul Hafidz menyebut Dewata Challenge Series 2026 menjadi kesempatan penting bagi tim untuk mengukur perkembangan selama menjalani latihan.

Persib akan menjalani dua pertandingan uji coba dalam ajang tersebut. Maung Bandung menghadapi Sabah FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (15/8/2026), kemudian melawan Bali United pada Selasa (18/8/2026) di stadion yang sama.

Faris menilai kedua pertandingan tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan tim setelah menjalani sejumlah program latihan.
“Pertandingan yang cukup penting ya buat melihat seberapa jauh progres yang sudah kami kerjakan dari latihan. Kerja keras selama ini tuh, hasilnya bagaimana, apakah sesuai keinginan pelatih atau masih ada yang kurang, ini kan terlihat di pertandingan,” ujar Faris.

Pemain berusia 23 tahun itu menyambut TC di Bali dengan antusias. Ia ingin memanfaatkan setiap sesi latihan untuk meningkatkan kemampuan individu sekaligus membantu Persib membangun kesiapan menghadapi musim baru.

“Seru sih, menyenangkan. Saya menikmati banget kesempatan mengikuti TC yang diberikan pelatih ini. Jadi, saya harus maksimalkan. Mau bagaimana pun juga, ini baik buat mempersiapkan diri, juga buat tim,” katanya.

Faris Fokus Bangun Komunikasi Tim
Selain aspek fisik dan teknik, Faris menilai komunikasi serta pemahaman antarpemain menjadi bagian penting dalam TC Persib di Bali. Ia ingin seluruh pemain memiliki koneksi yang semakin kuat ketika tampil dalam pertandingan.

“Mungkin, fokusnya lebih ke komunikasi sama saling pengertian antara satu sama lain karena ini yang akan kami bawa ke pertandingan. Tapi, di saat yang sama, kami juga ingin meningkatkan segi fisik dan teknik sampai ke level terbaik,” ujar jebolan Diklat Persib tersebut.

Menurut Faris, suasana TC memberikan ruang lebih besar bagi para pemain untuk membangun kebersamaan. Kondisi itu terasa penting karena Persib memiliki sejumlah pemain yang baru bergabung dengan skuad.

Ia menilai waktu bersama yang lebih panjang membuat para pemain lebih mudah mengenal karakter satu sama lain. Kebersamaan tersebut juga membantu tim menjalankan program latihan secara lebih kompak.

“Dibandingkan dengan di Bandung, mungkin kalau di sini, kami punya waktu lebih banyak buat mengenal teman-teman karena kan ada banyak juga yang baru bergabung, termasuk saya,” tuturnya.

“Kami semua punya fokus yang sama. Dengan TC ini, kami ngelakuin semuanya juga sama-sama. Jadi, buat saya sih, TC ini bikin persiapan lebih mudah,” lanjut Faris.

Dua Uji Coba Jadi Evaluasi Persib
Persib menjadikan Dewata Challenge Series 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi. Laga kontra Sabah FC dan Bali United akan memberi kesempatan kepada tim pelatih untuk mengevaluasi hasil latihan sekaligus melihat kesiapan para pemain dalam situasi pertandingan.
Faris pun bertekad tampil maksimal. Ia ingin menunjukkan perkembangan positif selama TC sekaligus membantu Persib mencapai level permainan yang sesuai dengan target tim.

Dengan kombinasi latihan intensif, peningkatan fisik dan teknik, serta pembangunan komunikasi antarpemain, Persib berharap TC di Bali mampu memperkuat fondasi tim sebelum memasuki persaingan kompetitif

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.