SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kesejahteraan petani.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., saat menghadiri rapat koordinasi di Kementerian Pertanian RI. Dalam agenda tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, S.E., M.Si., serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sumenep, Moh. Helmi.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan keseriusan daerah dalam mengawal berbagai program strategis pertanian agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.
Baca juga: Prabowo Minta Koperasi Merah Putih Didukung Penuh, Bahas Ketahanan Energi dan Konflik Timur Tengah
Pada kesempatan itu, Bupati Achmad Fauzi menyerahkan cinderamata berupa keris khas Sumenep kepada jajaran Kementerian Pertanian RI. Penyerahan keris tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Selain itu, momen tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan warisan budaya Kabupaten Sumenep di tingkat nasional.
“Kami ingin setiap program pertanian benar-benar berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Itulah komitmen yang terus kami perjuangkan bersama pemerintah pusat,” ujar Achmad Fauzi.
Ia menegaskan, Pemkab Sumenep akan terus membangun koordinasi yang intensif dengan Kementerian Pertanian agar seluruh program strategis berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Baca juga: Mentan Klaim Lima Bendungan di NTB Berpotensi Tambah Produksi Beras 1 Juta Ton per Tahun
“Koordinasi dengan Kementerian Pertanian akan terus kami perkuat agar seluruh program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat,” katanya.
Kepercayaan Kementerian Pertanian kepada Kabupaten Sumenep diwujudkan melalui pelaksanaan sejumlah program strategis, seperti Program Upland dan DHP. Kedua program tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian, mengembangkan komoditas unggulan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Achmad Fauzi menegaskan bahwa kepercayaan dari pemerintah pusat merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional dan transparan.
Baca juga: Sumenep Dorong Pertanian Modern, Hidroponik IRA Farm Jadi Contoh Ketahanan Pangan Berbasis Teknologi
“Kepercayaan dari Kementerian Pertanian adalah tanggung jawab besar. Kami akan memastikan setiap program dijalankan secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada petani,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh perangkat daerah akan mengawal pelaksanaan program tersebut hingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ia meyakini kemajuan sektor pertanian akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan pendapatan para petani.
“Harapan kami, petani semakin maju, hasil panen meningkat, pendapatan bertambah, dan Sumenep mampu menjadi salah satu daerah pertanian unggulan di Indonesia,” pungkasnya.
Baca juga: Sampang Serahkan Hibah Tanah ke BULOG untuk Bangun Fasilitas Pasca Panen Modern di Madura
Melalui sinergi yang semakin kuat dengan Kementerian Pertanian RI, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis mampu mempercepat transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep.















