BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melantik 16 kepala puskesmas sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (25/9/2026), dan menjadi bagian dari penataan organisasi di lingkungan Pemkab Bangkalan.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan, rotasi dan penempatan pejabat merupakan bagian dari kebutuhan organisasi. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak selalu berkaitan dengan persoalan kinerja pejabat.
“Rotasi bukan berarti seorang pejabat memiliki kinerja yang tidak baik. Ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk menempatkan seseorang pada posisi yang memang membutuhkan,” ujar Lukman Hakim dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, sejumlah puskesmas memiliki karakteristik dan tugas pelayanan yang berbeda. Karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan penyesuaian kepemimpinan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus berkembang dan tidak berjalan stagnan.
Selain penyegaran organisasi, Lukman memberikan perhatian terhadap persoalan stunting yang masih menjadi tantangan di Bangkalan. Ia meminta para kepala puskesmas menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu prioritas di wilayah kerja masing-masing.
Menurut Lukman, peningkatan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia. Upaya tersebut juga berkaitan dengan cita-cita pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
“Peningkatan kualitas kesehatan anak merupakan investasi sumber daya manusia. Karena itu, kita harus terus meningkatkan kualitas tumbuh kembang dan kesehatan anak-anak di Bangkalan,” katanya.
Lukman juga menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan di setiap puskesmas. Pemkab Bangkalan, kata dia, akan melakukan pemantauan secara langsung untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Ia memahami bahwa rotasi dan penugasan baru dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN). Namun, menurutnya, kemampuan beradaptasi dan keluar dari zona nyaman merupakan bagian dari tuntutan sebagai aparatur negara.
Dengan pelantikan tersebut, Pemkab Bangkalan berharap para kepala puskesmas mampu memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan sekaligus menghadirkan inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah kerja.
















