SITUBONDO – Empat atlet petanque Kabupaten Situbondo menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Petanque Bupati Situbondo Cup II Tahun 2026. Mereka berhasil membawa pulang dua medali perunggu dari dua nomor pertandingan.
Kejurprov Petanque Bupati Situbondo Cup II berlangsung selama tiga hari, 11-13 September 2026, di halaman depan GOR Situbondo. Turnamen tersebut mempertemukan 20 tim petanque dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Sejumlah tim kuat ikut meramaikan persaingan, termasuk Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan tim Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur.
Atlet tuan rumah mampu bersaing dalam kompetisi tersebut. Bagas Alfian Arka dan Maylika Syafira Priyatna meraih medali perunggu pada nomor Double Open Umum.
Bagas kembali turun pada nomor Double Open Pelajar. Kali ini, dia berpasangan dengan Muhammad Farhan Efendi. Keduanya kembali menunjukkan performa solid hingga mengamankan medali perunggu untuk Kabupaten Situbondo.
Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Situbondo, Yulianto, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet. Dia menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa atlet petanque Situbondo mampu bersaing dengan peserta dari daerah lain.
“Empat atlet kita membuktikan kualitasnya dengan meraih prestasi di Kejurprov ini, meskipun harus bersaing ketat dengan atlet-atlet tangguh dari tim Puslatda Jatim,” kata Yulianto, Minggu (13/9/2026).
Selain mengejar prestasi, FOPI Situbondo menilai penyelenggaraan Kejurprov Petanque 2026 berhasil menarik perhatian peserta dan penonton. Antusiasme ratusan atlet menjadi salah satu pertimbangan FOPI Situbondo untuk menyiapkan turnamen serupa pada 2027.
Yulianto mengatakan Kejurprov Petanque Bupati Situbondo Cup II juga menjadi bagian dari persiapan atlet menghadapi agenda olahraga yang lebih besar.
“Ajang ini merupakan bagian dari persiapan matang kami menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim yang akan digelar November 2026 di Kabupaten Ngawi, serta proyeksi jangka panjang untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim X Tahun 2027 di Kota Surabaya,” ujarnya.
Prestasi dua medali perunggu tersebut menjadi modal penting bagi atlet petanque Situbondo untuk meningkatkan kemampuan sebelum menghadapi Popda Jatim 2026 dan Porprov Jatim X 2027.












