Edu  

Ruang Kelas SDN Konang 4 Bangkalan Ambruk, Pemkab Desak Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

Ruang kelas SDN Konang 4 Bangkalan ambruk akibat kerusakan bangunan yang belum mendapat revitalisasi dari pemerintah pusat.
Kondisi ruang kelas SDN Konang 4 di Kecamatan Konang, Bangkalan, yang ambruk setelah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun dan belum memperoleh bantuan revitalisasi.

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bergerak cepat menyusul ambruknya ruang kelas SDN Konang 4 di Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Pemerintah daerah langsung mengerahkan tim dari Dinas Pendidikan (Disdik) untuk melakukan pendataan sekaligus menindaklanjuti kondisi bangunan sekolah yang rusak.

Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja’far mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai insiden tersebut. Setelah mendapatkan informasi, ia segera menginstruksikan Dinas Pendidikan bersama pemerintah kecamatan mendatangi lokasi guna melakukan verifikasi dan pendataan.

“Hari ini dari dinas dan camat ke sana melakukan pendataan,” kata Fauzan, Jumat (31/7/2026).

Baca juga: Kemenag Sumenep Luncurkan Program Kelas CERIA di MI Al-Ishlah, Perkuat Pendidikan Berbasis Karakter

Fauzan menjelaskan, Pemkab Bangkalan sebenarnya telah mengusulkan revitalisasi SDN Konang 4 kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) jauh sebelum bangunan tersebut ambruk. Pemerintah daerah mengajukan usulan itu karena kondisi gedung sekolah telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun.

Menurutnya, bangunan sekolah tersebut sudah puluhan tahun tidak pernah mendapatkan perbaikan menyeluruh sehingga kondisinya terus mengalami penurunan.

Meski telah mengajukan revitalisasi, pemerintah pusat hingga kini belum merealisasikan bantuan tersebut. Akibatnya, SDN Konang 4 belum masuk dalam daftar prioritas program rehabilitasi sekolah.

Baca juga: Bupati Pamekasan Ajak Warga Lindungi Generasi Muda dari Dampak Negatif Ruang Digital

“Sudah kami komunikasikan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan sudah kami ajukan juga revitalisasi namun sampai saat ini belum dapat,” ujarnya.

Fauzan berharap kejadian ambruknya ruang kelas dapat menjadi perhatian pemerintah pusat. Ia optimistis Kemendikdasmen akan menjadikan pembangunan kembali SDN Konang 4 sebagai salah satu prioritas, terutama karena kemampuan fiskal daerah masih terbatas untuk membiayai revitalisasi secara mandiri.

“Semoga saja dengan kejadian ini, bisa menjadi atensi pusat agar bisa mendapatkan bantuan dan menjadi prioritas,” tuturnya.

Baca juga: Sumenep Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026, Bukti Komitmen Lestarikan Bahasa Ibu

Sebelumnya, ruang kelas VI SDN Konang 4 ambruk pada Kamis (30/7/2026) siang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pihak sekolah telah memulangkan para siswa lebih awal. Guru dan pihak sekolah juga berhasil menyelamatkan sejumlah dokumen serta barang penting sebelum bangunan runtuh.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya percepatan rehabilitasi sekolah yang mengalami kerusakan berat agar proses belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman bagi peserta didik.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.