Edu  

PKKMB Fakultas Pertanian UNIJA 2026 Ajak Mahasiswa Baru Olah Limbah Kulit Buah Jadi Sabun

Mahasiswa baru Fakultas Pertanian UNIJA salurkan sabun dari limbah kulit buah
Mahasiswa baru Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja menyalurkan perlengkapan cuci tangan hasil pengolahan limbah kulit buah dalam kegiatan bakti sosial PKKMB 2026.

SUMENEP — Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Wiraraja (UNIJA) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan akademik. Rangkaian kegiatan tersebut juga mengajak mahasiswa baru membangun karakter, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial pada Jumat (21/8/2026). Mahasiswa baru FP UNIJA menyalurkan perlengkapan cuci tangan hasil kreativitas mereka kepada lembaga pendidikan dan pemerintahan desa.

Uniknya, mahasiswa memanfaatkan limbah kulit buah sebagai bahan pembuatan sabun cair cuci tangan. Inovasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PKKMB sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Bakti sosial berlangsung di dua lokasi, yakni SMKN 1 Sumenep dan Kantor Desa Patean, Kabupaten Sumenep.

Mahasiswa Baru UNIJA Salurkan Produk Hasil Inovasi

Di SMKN 1 Sumenep, Kepala SMKN 1 Sumenep Sucipto, S.Pd., M.Pd., menerima langsung bantuan perlengkapan cuci tangan yang diserahkan Ketua BEM Fakultas Pertanian UNIJA, Cahya Agil Maulana.

Mahasiswa kemudian melanjutkan penyaluran bantuan ke Kantor Desa Patean. Kepala Desa Patean Mohammad Nurullah menerima bantuan tersebut dari Ketua Pelaksana PKKMB FP UNIJA Tahun 2026, Muhammad Rizky Alif Musthafa.

Rizky mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Fakultas Pertanian UNIJA dalam membentuk mahasiswa baru yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter dan kepedulian sosial.

“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan, serta kemampuan berinovasi mahasiswa baru Fakultas Pertanian Tahun 2026. Bakti sosial ini juga menjadi bagian dari implementasi tema PKKMB FP, yaitu Membangun Karakter, Menumbuhkan Inovasi, Mewujudkan Generasi Pertanian yang Berdampak,” ujar Rizky.

Limbah Kulit Buah Diubah Menjadi Sabun Cuci Tangan

Pemanfaatan limbah kulit buah menjadi salah satu inovasi utama dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa mengolah limbah organik yang sebelumnya kurang termanfaatkan menjadi sabun cair cuci tangan yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Kegiatan tersebut memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa baru mengenai pengelolaan limbah dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Konsep tersebut juga memperkenalkan prinsip ekonomi sirkular kepada mahasiswa. Prinsip ini mendorong pemanfaatan kembali sumber daya yang masih memiliki potensi sehingga jumlah limbah dapat ditekan dan menghasilkan produk bernilai guna.

Rizky menjelaskan, seluruh proses pembuatan sabun cuci tangan melibatkan mahasiswa baru angkatan 2026. Ia berharap pengalaman tersebut tidak berhenti selama pelaksanaan PKKMB, tetapi mendorong mahasiswa mengembangkan inovasi lain selama menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian UNIJA.

“Kami ingin mahasiswa baru memahami bahwa inovasi tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Dari permasalahan sederhana di sekitar kita, seperti limbah kulit buah, dapat lahir sebuah produk yang memiliki manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

PKKMB Pertanian UNIJA Tekankan Karakter dan Inovasi

Cahya Agil Maulana mengatakan seluruh rangkaian PKKMB Fakultas Pertanian UNIJA Tahun 2026 telah berjalan dengan baik.

Menurutnya, panitia tidak merancang PKKMB sekadar sebagai agenda penyambutan mahasiswa baru. Rangkaian kegiatan juga menjadi momentum untuk mengenalkan nilai kepedulian, kreativitas, inovasi, dan kebermanfaatan sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi.

“PKKMB Pertanian Tahun 2026 dengan tema Membangun Karakter, Menumbuhkan Inovasi, Mewujudkan Generasi Pertanian yang Berdampak telah terlaksana dengan baik,” ungkap Cahya Agil.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Fakultas Pertanian UNIJA berupaya menghubungkan proses pembelajaran mahasiswa dengan persoalan nyata di lingkungan sekitar.

Pemanfaatan limbah kulit buah menjadi produk cuci tangan sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan mahasiswa dapat menghasilkan karya yang memiliki nilai sosial dan lingkungan.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *