JAKARTA – Lagu Gapapa kembali menjadi sorotan publik setelah beredar versi yang mengubah lirik aslinya menjadi bernuansa seronok. Video yang dibawakan oleh Icha Chellow dan Mala Agatha itu ramai diperbincangkan di media sosial hingga memicu beragam reaksi dari warganet.
Polemik tersebut akhirnya sampai kepada penyanyi Anisa Bahar dan Seruni Bahar. Anisa mengaku kecewa karena lagu yang telah lama dikenal masyarakat diubah menjadi versi yang menurutnya tidak pantas.
Anisa menjelaskan bahwa dirinya baru mengetahui video tersebut setelah menerima banyak laporan dari pengguna media sosial. Selama ini, ia tidak pernah mempermasalahkan apabila lagu Gapapa dinyanyikan ulang oleh penyanyi lain atau dijadikan konten hiburan, cover, maupun parodi.
Namun, menurutnya, ada batas yang harus tetap dihormati, terutama terkait perubahan lirik yang menghilangkan makna asli lagu dan dinilai mengandung unsur vulgar.
Lagu Gapapa merupakan karya Papa Uzi yang pertama kali diperkenalkan kepada publik melalui Seruni Bahar pada 2017. Seiring berjalannya waktu, lagu tersebut semakin populer setelah turut dibawakan oleh Anisa Bahar.
Karya tersebut mengangkat kisah tentang kekecewaan terhadap seseorang yang hanya datang ketika membutuhkan bantuan. Tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat lagu ini diterima luas oleh penikmat musik dangdut dan sering dinyanyikan kembali di berbagai kesempatan.
Popularitasnya juga menjadikan Gapapa kerap digunakan sebagai musik latar dalam berbagai konten media sosial. Namun, kemunculan versi dengan lirik yang dipelesetkan belakangan ini memunculkan kritik dari sejumlah pihak.
Kontroversi tersebut kembali mengingatkan bahwa sebuah karya musik tidak hanya memiliki nilai hiburan, tetapi juga dilindungi oleh hak cipta serta hak moral pencipta dan penyanyinya. Perubahan lirik yang mengubah makna asli lagu dapat memicu polemik, terlebih jika dianggap bertentangan dengan pesan yang ingin disampaikan dalam karya tersebut.














