SUMENEP — Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di Kabupaten Sumenep mendapat pengawasan langsung dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad).
Tim Wasev turun ke lapangan pada Jumat (21/8/2026) untuk mengecek sejumlah sasaran fisik yang telah mencapai progres 100 persen di Kecamatan Bluto. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan hasil pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sejumlah sasaran yang menjadi objek peninjauan meliputi sumur bor, jembatan armco, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Tim Wasev Sterad dipimpin Letkol Inf Alex Sandri, S.Hub., bersama Mayor Czi Erlan Yulianto dan Serka Dj. Pranata.
Dari Kodim 0827/Sumenep, tim mendapat pendampingan Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi yang mewakili Dandim 0827/Sumenep. Pendampingan juga melibatkan staf teritorial Kodim 0827/Sumenep, Danramil 0827/04 Bluto Kapten Inf Mendung Melas Hari Sudarsono, serta para Babinsa.
Tim Wasev Pastikan Hasil Bakti TNI Bermanfaat
Katim Wasev Sterad Letkol Inf Alex Sandri mengatakan evaluasi tidak berhenti pada pemeriksaan hasil pekerjaan. Tim juga melihat secara langsung pemanfaatan hasil pembangunan oleh masyarakat.
“Dari hasil peninjauan di lapangan, sasaran fisik telah selesai dengan baik. Yang lebih penting, hasilnya bisa dipakai dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Alex Sandri.
Menurut Alex, setiap sasaran pembangunan memiliki fungsi yang berbeda. Sumur bor mendukung ketersediaan air bagi warga, jembatan membantu mobilitas masyarakat, sedangkan rehabilitasi RTLH berkaitan langsung dengan kebutuhan tempat tinggal yang layak.
“Setiap sasaran memiliki kebutuhan yang berbeda. Sumur bor berkaitan dengan ketersediaan air, jembatan menyangkut akses warga, sementara RTLH menyentuh langsung kebutuhan tempat tinggal. Semuanya harus memberi dampak nyata,” ujarnya.
Kodim 0827 Sumenep Dorong Warga Rawat Hasil Pembangunan
Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi menyebut seluruh sasaran yang mendapat peninjauan telah selesai dikerjakan. Program tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.
“Pekerjaan memang sudah rampung, tetapi tanggung jawab tidak berhenti setelah pembangunan selesai. Harapannya, warga ikut menjaga dan memanfaatkan hasilnya dengan baik,” ujar Suwandi.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan manfaat dari berbagai fasilitas yang telah dibangun.
Peninjauan Tim Wasev Sterad tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di Sumenep. Evaluasi ini memastikan capaian program tidak sekadar terlihat dari persentase penyelesaian pembangunan, tetapi juga dari manfaat yang masyarakat rasakan.
Dengan selesainya sasaran fisik di Kecamatan Bluto, program Bakti TNI AD diharapkan mampu mendukung kebutuhan dasar warga sekaligus memperkuat akses dan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah sasaran.
















