JAKARTA – Sejumlah warga Pati mengungkapkan keresahan terhadap pemberitaan tentang daerah mereka yang dinilai terlalu menonjolkan sisi negatif. Mereka menegaskan bahwa masyarakat Pati menjunjung kedamaian dan memiliki karakter ramah.
Forum Komunikasi Rakyat Pati menyampaikan keresahan tersebut saat bertemu pimpinan DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026).
Perwakilan warga Pati, Lukman Hakim, mengatakan pemberitaan yang berkembang turut memengaruhi kondisi sosial masyarakat. Menurut dia, narasi negatif mengenai Pati berpotensi memicu polarisasi dan menambah keresahan warga.
“Masyarakat Pati hari ini sangat resah dengan pemberitaan-pemberitaan yang selalu negatif. Masyarakat Pati sebenarnya cinta damai, betul ya kawan-kawan? Masyarakat Pati sebenarnya masyarakat yang ramah,” kata Lukman.
Warga Pati Sampaikan Aspirasi kepada DPR
Dalam pertemuan tersebut, warga Pati menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi kepada pimpinan DPR. Mereka berharap parlemen dapat mendengar langsung persoalan yang berkembang di tengah masyarakat Pati.
Pertemuan itu dihadiri Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati, serta Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade.
Cucun mengatakan pimpinan DPR membuka ruang dialog agar masyarakat Pati dapat menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Sudah hadir dari 20 sudah 18 yang hadir. Pertama-tama saya ucapkan terima kasih, selamat datang dari Forum Komunikasi Rakyat Pati dan pada hari ini sudah berkenan untuk bisa bersama-sama berdialog dengan kita, berdiskusikan dengan kita di pagi hari ini,” ujar Cucun.
Cucun memastikan DPR akan mengawal aspirasi yang disampaikan warga Pati. DPR juga akan mendampingi proses tindak lanjut aspirasi tersebut melalui pemerintah.
“Dan juga apa yang nanti disampaikan kita akan terus mengawal aspirasi-aspirasi dari Bapak/Ibu sekalian yang disampaikan. Kita akan terus dampingi apa yang ingin segera ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui DPR,” jelasnya.
Warga Pati Siapkan Aksi di Gedung DPR
Selain berdialog dengan pimpinan DPR, masyarakat Pati juga berencana menggelar demonstrasi di Gedung DPR, Jakarta, pada 27 Agustus 2026.
Rencana aksi tersebut menjadi bagian dari penyampaian aspirasi warga Pati. Mereka berharap pemerintah dan DPR dapat merespons berbagai persoalan yang mereka soroti sekaligus memberikan ruang dialog yang terbuka.
Pertemuan antara Forum Komunikasi Rakyat Pati dan pimpinan DPR menjadi langkah awal untuk mempertemukan aspirasi masyarakat dengan lembaga legislatif. DPR menyatakan akan mengawal sejumlah aspirasi tersebut agar memperoleh tindak lanjut dari pemerintah.
















