KLATEN – Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, wafat pada usia 33 tahun. Ia menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Februari 2026, setelah menjalani perawatan medis di RSUP Dr Kariadi, Semarang.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Klaten, Joko Purwanto, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menerima informasi wafatnya Benny Indra dari ajudan pribadi almarhum.
“Iya, benar. Saya baru saja mendapatkan kabar dari ajudan,” ujar Joko Purwanto saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).
Pihak RSUP Dr Kariadi Semarang juga menyampaikan keterangan resmi. Staf Humas RSUP Dr Kariadi, Aditya Kandu Warendra, menjelaskan bahwa Benny Indra mulai menjalani rawat inap sejak Kamis, 29 Januari 2026.
“Almarhum masuk rawat inap pada 29 Januari dan meninggal dunia hari ini sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Aditya.
Benny Indra Ardhianto lahir pada 14 April 1992 dan berasal dari Partai Gerindra. Ia terpilih sebagai Wakil Bupati Klaten mendampingi Hamenang Wajar Ismoyo dari PDI Perjuangan pada Pilkada Klaten 2024.
Pasangan Hamenang–Benny meraih kemenangan dengan 395.092 suara atau sekitar 52,63 persen dari total suara sah.
Sebelum terjun ke dunia politik, Benny Indra membangun karier sebagai pengusaha. Ia menjabat Presiden Direktur PT Benny Putra Mandiri serta mengelola usaha di bidang kuliner dan bengkel otomotif.
Benny Indra menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2015. Ia kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar Magister Manajemen dari UGM pada 2019.
Kepergian Benny Indra meninggalkan duka mendalam bagi Pemerintah Kabupaten Klaten dan masyarakat, mengingat usianya yang masih muda dan kiprahnya yang tergolong singkat di dunia pemerintahan.














