Gerindra Soroti Kedekatan Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila, Dinilai Cerminkan Persatuan Bangsa

Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri menunjukkan kedekatan saat menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Jakarta
Momen kebersamaan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri seusai upacara Hari Lahir Pancasila menjadi sorotan publik dan dinilai mencerminkan semangat persatuan bangsa

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menanggapi momen kebersamaan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menilai momen tersebut mencerminkan hubungan baik dan kedekatan emosional yang telah terjalin lama antara kedua tokoh bangsa tersebut.

Menurut Bahtra, komunikasi dan silaturahmi antara Prabowo dan Megawati tetap berjalan dengan baik karena keduanya memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kepentingan bangsa dan negara.

“Kedua tokoh bangsa tersebut memiliki kedekatan emosional dan persahabatan yang kuat, sehingga komunikasi dan silaturahmi di antara mereka tetap terjaga dengan baik demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Bahtra dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: BPIP Serahkan 2.430 Buku Pendidikan Pancasila, Perkuat Karakter Siswa di Pamekasan

Wakil Ketua Komisi DPR RI yang membidangi politik dan pemerintahan itu menilai kedekatan para pemimpin nasional merupakan hal positif, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.

Menurutnya, kebersamaan yang ditunjukkan para tokoh bangsa menjadi simbol persatuan dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai dinamika geopolitik serta geoekonomi dunia.

“Para pemimpin bangsa menunjukkan sikap guyub dan kebersamaan, terutama di tengah tantangan yang tidak mudah akibat dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang penuh ketidakpastian,” ujarnya.

Bahtra juga mengapresiasi sikap Prabowo yang dinilai selalu memberikan penghormatan kepada para pemimpin terdahulu. Ia menyebut karakter tersebut telah lama melekat dalam gaya kepemimpinan Presiden RI tersebut.

Baca juga: Bupati Achmad Fauzi: Pancasila Jadi Fondasi Pembangunan dan Perekat Keberagaman di Kabupaten Sumenep

Menurutnya, Prabowo konsisten mengedepankan semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun Indonesia.

Momen kebersamaan Prabowo dan Megawati terjadi setelah upacara Hari Lahir Pancasila selesai dilaksanakan. Usai bertindak sebagai inspektur upacara, Prabowo menyapa sejumlah pejabat dan tokoh nasional yang hadir dalam acara tersebut.

Prabowo kemudian menghampiri Megawati Soekarnoputri bersama dua mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dan Ma’ruf Amin. Setelah berbincang sejenak, mereka bersiap memasuki bagian dalam Gedung Pancasila.

Dalam momen tersebut, Prabowo sempat mempersilakan Megawati untuk berjalan lebih dahulu. Namun, Ketua Umum PDI Perjuangan itu justru meminta Prabowo berjalan di depan.

Baca juga: Gerindra Tegaskan Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo Sesuai Aturan APBN

Keduanya terlihat saling menghormati sebelum akhirnya Megawati mengulurkan tangan kepada Prabowo. Presiden RI kemudian menyambut uluran tangan tersebut dan keduanya berjalan berdampingan menuju area dalam gedung.

Kebersamaan dua tokoh nasional itu menjadi perhatian publik karena menunjukkan suasana akrab dan penuh kehangatan di tengah momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang mengusung semangat persatuan bangsa.

Sementara itu, berdasarkan daftar tamu undangan yang hadir, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo tidak tampak mengikuti kegiatan tersebut.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *