SUMENEP – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep langsung mengambil langkah strategis untuk memastikan kinerja optimal pada Tahun Anggaran 2026. Melalui kegiatan Bedah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Penyusunan Rencana Penarikan Dana (RPD), Kemenag Sumenep menitikberatkan ketepatan sasaran program serta efisiensi serapan anggaran.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Workshop MAN Sumenep, dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Sumenep Abdul Wasid, Kamis (22/1/2026). Ia menegaskan bahwa bedah DIPA menjadi langkah awal untuk membangun peta jalan pengelolaan keuangan yang terukur dan sistematis di seluruh satuan kerja.
“Perencanaan anggaran yang matang, transparan, dan akuntabel menjadi kunci utama agar seluruh program kerja dapat berjalan efektif serta memberi manfaat nyata,” ujar Abdul Wasid.
Wasid menambahkan, kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman seluruh jajaran mengenai alokasi anggaran dan mekanisme penarikan dana. Dengan demikian, setiap program dan kegiatan pada Tahun Anggaran 2026 dapat terlaksana sesuai ketentuan serta tepat waktu.
Ia juga berharap, seluruh satuan kerja mampu mengelola anggaran secara disiplin dan profesional sehingga tingkat serapan anggaran dapat meningkat tanpa mengabaikan kualitas pelaksanaan program.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Subbag Tata Usaha, seluruh Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa), serta seluruh kepala madrasah negeri, kepala tata usaha, dan operator. Kehadiran mereka bertujuan menyelaraskan perencanaan anggaran di masing-masing satuan kerja di bawah naungan Kemenag Sumenep.














