Ekonom  

Harga Cabai Rawit Merah di Cirebon Tembus Rp68.100 per Kg

Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Kabupaten Cirebon mencapai Rp68.100 per kilogram pada pekan keempat Juni 2026
Harga Cabai Rawit Merah di Cirebon Tembus Rp68.100 per Kg

CIREBON – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di pasar tradisional Kabupaten Cirebon masih menunjukkan fluktuasi pada kelompok hortikultura. Memasuki pekan keempat Juni 2026, harga cabai dan bawang masih bertahan di level tinggi, sedangkan beras, telur, dan daging ayam relatif stabil.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Senin (22/6/2026), harga cabai rawit merah menjadi komoditas termahal di antara kebutuhan pangan utama dengan harga mencapai Rp68.100 per kilogram.

Selain itu, harga cabai rawit hijau tercatat Rp51.600 per kilogram, cabai merah besar Rp51.100 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp47.400 per kilogram.

Baca juga: Prabowo Klaim Indonesia Capai Swasembada Beras dan Jagung dalam 19 Bulan Pemerintahan

Komoditas bumbu dapur lainnya juga masih berada pada harga tinggi. Bawang merah ukuran sedang dijual Rp51.300 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang mencapai Rp43.850 per kilogram.

Di tengah kenaikan harga cabai dan bawang, harga beras di Kabupaten Cirebon tetap stabil. Beras kualitas bawah I dijual Rp14.150 per kilogram, kualitas bawah II Rp13.600 per kilogram, kualitas medium I Rp15.400 per kilogram, medium II Rp14.750 per kilogram, super I Rp17.100 per kilogram, dan super II Rp16.000 per kilogram.

Komoditas protein hewani juga belum mengalami perubahan harga yang signifikan. Daging ayam ras segar diperdagangkan Rp35.250 per kilogram, telur ayam ras segar Rp26.600 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp157.350 per kilogram dan kualitas II Rp148.200 per kilogram.

Baca juga: SKK Migas Bantu Peternak Giligenting Produksi Pakan Fermentasi Sendiri

Sementara itu, harga kebutuhan pokok lainnya masih berada pada kisaran normal. Gula pasir premium dijual Rp19.350 per kilogram, gula pasir lokal Rp18.400 per kilogram, minyak goreng curah Rp21.750 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp23.350 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II Rp22.700 per liter.

Aktivitas perdagangan di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Cirebon berlangsung normal. Pasokan bahan pangan masih tersedia sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Pemkab Sumenep Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru

Meski demikian, tingginya harga cabai dan bawang masih menjadi perhatian konsumen. Sebagian besar masyarakat memilih mengandalkan komoditas yang harganya lebih stabil seperti beras, telur, dan daging ayam untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Baca juga: TPID Sumenep Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Nataru 2026, Stok Aman Harga Stabil

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *