SUMENEP – Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sumenep akan menggelar Turnamen Catur Senior dan Yunior pada Minggu, 21 Juni 2026. Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno yang sarat dengan nilai perjuangan, kecerdasan, dan nasionalisme.
Turnamen yang akan berlangsung di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep itu diproyeksikan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.
Ketua Percasi Sumenep, Suharjono, mengatakan turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan organisasi dalam membina dan mencetak atlet catur yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
“Bulan Bung Karno mengajarkan pentingnya membangun kualitas sumber daya manusia. Melalui turnamen ini, kami ingin menanamkan semangat berpikir strategis, sportivitas, dan daya juang kepada generasi muda melalui olahraga catur,” ujar Suharjono, Rabu (17/6/2026).
Baca juga: Armuji Nahkodai KORMI Surabaya 2026-2031, Siap Perkuat Prestasi Olahraga Masyarakat
Menurutnya, turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang adu strategi di atas papan catur, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet serta sarana menjaring talenta-talenta baru yang berpotensi mengharumkan nama Kabupaten Sumenep.
Ia menjelaskan bahwa olahraga catur memiliki banyak manfaat bagi perkembangan karakter dan kemampuan berpikir seseorang. Selain melatih konsentrasi dan ketelitian, catur juga mengajarkan kesabaran serta kemampuan mengambil keputusan dalam berbagai situasi yang menantang.
Baca juga: IPSI Sumenep Raih Emas dan Perak di Kejurprov Pencak Silat Jawa Timur 2026
“Di dalam olahraga catur terdapat nilai-nilai penting untuk membentuk generasi yang cerdas, tangguh, disiplin, dan berkarakter,” katanya.
Suharjono menegaskan Percasi Sumenep akan terus membuka ruang kompetisi yang sehat bagi para atlet agar mereka memiliki kesempatan mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding sejak usia dini.
Menurutnya, semakin banyak kejuaraan yang digelar, semakin besar peluang munculnya pecatur-pecatur potensial yang mampu membawa prestasi bagi Kabupaten Sumenep di masa mendatang.
Antusiasme peserta yang terus meningkat setiap penyelenggaraan turnamen menjadi bukti bahwa olahraga catur semakin diminati masyarakat. Karena itu, Percasi optimistis jumlah peserta tahun ini dapat mencapai 100 orang.
Baca juga: Pelatih Bela Diri Asal Madiun Jadi Tersangka Pelecehan Atlet, Polda Jatim Ungkap Modus di Tiga Kota
“Kami berharap dari turnamen ini lahir atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumenep di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tegasnya.
Melalui Turnamen Catur Senior dan Yunior 2026, Percasi Sumenep ingin memperkuat pembinaan olahraga berbasis intelektualitas sekaligus menyiapkan generasi muda yang kritis, kompetitif, dan memiliki daya saing tinggi di era modern.













