FALIHMEDIA.COM | SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang resmi menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dalam sidang paripurna DPRD. Anggota Badan Anggaran (Banggar) Shohebus Sulton menyampaikan bahwa pendapatan daerah tahun depan diproyeksikan mencapai Rp1.914.706.448.449.
Target pendapatan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp427.124.187.449, serta Pendapatan Transfer sebesar Rp1.514.582.261.000. Menurutnya, seluruh alokasi anggaran akan difokuskan untuk meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat pembangunan daerah.
“Anggaran ini akan diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat, mulai dari pengembangan infrastruktur, program prioritas daerah, hingga persiapan pelaksanaan Pilkades 2026,” jelasnya, Minggu (30/11/2025).
Bupati Sampang Slamet Junaidi memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama selama proses penyusunan Raperda APBD 2026. Ia menilai sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci tersusunnya anggaran yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sampang, kami menyampaikan terima kasih atas pemikiran konstruktif dan berkesinambungan dari seluruh unsur DPRD, mulai fraksi, komisi, hingga Banggar,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa APBD 2026 harus dijalankan secara transparan, tepat sasaran, dan akuntabel sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami berharap seluruh pihak dapat mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kabupaten Sampang,” pungkasnya.











