SUMENEP – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep meningkatkan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui pemantauan langsung di Pasar Anom Sumenep, Sabtu (22/5/2026).
Sekretaris TPID Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, menjelaskan bahwa tim melakukan pengecekan terhadap sejumlah komoditas strategis, mulai dari beras, minyak goreng, telur ayam ras, daging, bawang merah hingga cabai. Pemerintah daerah ingin memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia dan harga tetap terkendali menjelang meningkatnya permintaan masyarakat saat perayaan Idul Adha.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga. Cabai merah besar dijual dengan kisaran Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit mencapai Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram.
Baca juga: Pemkab dan Kejari Sumenep Gelar Pasar Murah Ramadan, Warga Antusias Beli Sembako Murah
Selain itu, harga bawang merah berada pada kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Telur ayam ras dijual Rp26.000 hingga Rp27.000 per kilogram, gula pasir Rp18.500 per kilogram, serta minyak goreng curah Rp19.000 per kilogram.
Sementara itu, harga Minyakita masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp15.700 per liter. Untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), harga tercatat Rp62.500 per kemasan lima kilogram.
Meski terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas, Dadang memastikan kondisi stok kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Sumenep masih dalam kategori aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.
Menurutnya, Pasar Anom menjadi fokus pengawasan karena berperan sebagai pasar induk yang menjadi acuan harga bagi sejumlah pasar tradisional di berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep. Oleh sebab itu, TPID terus memantau distribusi dan pasokan barang guna mengantisipasi kelangkaan serta lonjakan harga yang tidak wajar.
Baca juga: TPID Sumenep Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Nataru 2026, Stok Aman Harga Stabil
“Selain menjaga stabilitas harga dan mencegah praktik penjualan di atas ketentuan pemerintah, kami juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” kata Dadang.
Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama TPID berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idul Adha agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok tersedia dengan cukup di pasaran.














