Puskesmas Giligenting Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dorong Persalinan di Fasilitas Kesehatan

Mini Lokakarya Lintas Sektor Puskesmas Giligenting bersama pemerintah kecamatan dan kader Posyandu di Kabupaten Sumenep
Kepala Puskesmas Giligenting bersama Camat Giligenting, Perwakilan Polsek, Danramil dan peserta mengikuti Mini Lokakarya Lintas Sektor di Aula Puskesmas Giligenting (Foto: Martin Susanti)

SUMENEP – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, menggelar Mini Lokakarya Lintas Sektor di Aula Puskesmas Giligenting, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah koordinasi untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Mini lokakarya tersebut dihadiri Camat Giligenting Abd Said, S.Sos.I., M.Si., perwakilan Polsek Giligenting, unsur Koramil, Kantor Urusan Agama (KUA) Giligenting, perwakilan sektor pendidikan, serta kader Posyandu dari seluruh desa di Kecamatan Giligenting.

Kepala Puskesmas Giligenting, Idris, S.Kep., Ns., menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin sebagai langkah pencegahan berbagai risiko kesehatan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Baca juga: Sumenep Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026, Bukti Komitmen Lestarikan Bahasa Ibu

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan idealnya dilakukan enam bulan sebelum hari pernikahan agar tenaga kesehatan memiliki waktu yang cukup untuk mendeteksi dan menangani potensi masalah kesehatan sejak dini.

Selain itu, Idris mengimbau seluruh ibu hamil agar rutin memeriksakan kondisi kehamilan melalui Posyandu maupun langsung ke Puskesmas. Menurutnya, pemeriksaan berkala sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan janin hingga proses persalinan berlangsung dengan aman.

Baca juga: Pemkab Bangkalan Buka Hotline Pengaduan Puskesmas, Warga Kini Bisa Laporkan Layanan Kesehatan Secara Langsung

Ia juga meminta kader Posyandu di setiap desa aktif mendampingi ibu hamil, terutama ketika usia kehamilan mendekati persalinan. Pendampingan tersebut dinilai penting agar proses rujukan ke fasilitas kesehatan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi keadaan darurat.

“Kami mengimbau masyarakat agar proses persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan dan tidak lagi menggunakan jasa paraji atau dukun bayi. Langkah ini penting untuk mencegah komplikasi yang dapat membahayakan keselamatan ibu maupun bayi,” ujar Idris.

Baca juga: Lokakarya Evaluasi Inovasi Siap Lahir dan Bimtek Input Data di Kabupaten Sumenep

Ia mencontohkan adanya kasus di wilayah Giligenting, di mana seorang ibu yang melahirkan dengan bantuan paraji mengalami komplikasi karena ari-ari tidak segera keluar. Kondisi tersebut baru dapat ditangani setelah pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Camat Giligenting, Abd Said, mengajak seluruh kader Posyandu terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi ibu hamil, balita, dan lanjut usia.

Baca juga: Kodim Sumenep Gelar Penilaian Posyandu dan BKB untuk Dukung Percepatan Penurunan Stunting

Ia juga mendorong pemerintah desa agar menyelenggarakan program rutin berupa senam lansia yang dipadukan dengan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya meningkatkan pelayanan preventif bagi masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan tersebut, kesehatan para lansia dapat terus dipantau sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan KUA Giligenting mengingatkan masyarakat agar mengurus administrasi pernikahan lebih awal. Seluruh dokumen persyaratan diharapkan sudah diserahkan ke KUA paling lambat dua minggu sebelum pelaksanaan akad nikah agar proses administrasi berjalan lancar.

Melalui Mini Lokakarya Lintas Sektor ini, Puskesmas Giligenting berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, instansi terkait, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta kader Posyandu semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mempercepat upaya pencegahan berbagai permasalahan kesehatan di Kecamatan Giligenting.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *