SUMENEP – Warga Desa Lembung Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, terus menjaga kelestarian tradisi kifayah sebagai bagian dari warisan budaya yang telah mengakar di tengah kehidupan masyarakat. Tradisi tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus memperkuat nilai gotong royong yang masih terpelihara hingga kini, Senin (20/7/2026).
Dalam setiap pelaksanaan kifayah, masyarakat menunjukkan kepedulian dengan terlibat secara langsung sejak tahap persiapan hingga kegiatan selesai. Warga saling membantu sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui tenaga, waktu, maupun dukungan lainnya sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama.
Bagi masyarakat Lembung Barat, tradisi kifayah bukan sekadar rangkaian kegiatan sosial dan keagamaan. Tradisi ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat, memperkuat silaturahmi, serta menanamkan nilai kepedulian yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Tokoh masyarakat setempat mengajak generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi kifayah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Menurutnya, pelestarian budaya lokal menjadi tanggung jawab bersama demi mempertahankan identitas masyarakat Madura
yang kaya akan nilai kebersamaan.
Keberlangsungan tradisi kifayah di Desa Lembung Barat menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus menginspirasi masyarakat untuk menjaga warisan budaya sekaligus memperkokoh persatuan di Kabupaten Sumenep.















