Pemkab Semarang Rampungkan 642 Proyek Senilai Rp228,9 Miliar Sepanjang 2025

Peresmian proyek pembangunan infrastruktur oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha tahun 2025
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Wakil Bupati Nur Arifah meresmikan salah satu proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Semarang

SEMARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menuntaskan 642 proyek pembangunan dengan total anggaran mencapai Rp228.981.653.799 sepanjang tahun 2025. Proyek-proyek tersebut mencakup pembangunan infrastruktur dasar, layanan kesehatan, pendidikan, hingga ruang publik.

Sebanyak sembilan proyek strategis diresmikan langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Wakil Bupati Nur Arifah. Salah satunya adalah pembangunan jalan dan drainase kawasan kumuh Penawangan, Kecamatan Pringapus, senilai Rp8 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Proyek lainnya meliputi penggantian Jembatan Macanan di Kecamatan Getasan dengan anggaran Rp2,5 miliar dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah. Jembatan ini sebelumnya rusak parah akibat banjir bandang pascakebakaran Gunung Merbabu.

Baca juga: Babinsa Kawal Pengecoran Koperasi Desa Merah Putih di Pulau Poteran

Selain itu, Pemkab Semarang juga membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaliwungu senilai Rp3 miliar, TPS3R Dusun Senden Desa Batur sebesar Rp700 juta, serta konsolidasi pembangunan ruang kelas, pagar, dan talud di SMP Negeri 2 Bergas dengan anSallĺggaran Rp1 miliar.

Di sektor pelayanan publik, pemerintah daerah merealisasikan pembangunan Gedung Inspektorat Daerah Kabupaten Semarang senilai Rp8 miliar, Puskesmas Pembantu Kupang sebesar Rp782 juta, serta rehabilitasi ruang gizi dan gedung CSSD RSUD masing-masing Rp1 miliar dari BLUD.

Bupati Ngesti Nugraha menegaskan, pembangunan infrastruktur pascabencana juga dilakukan di Dusun Gedong, Desa Tajuk, berupa perbaikan talud longsor dengan anggaran Rp645 juta. Selain itu, pembangunan jalan, jalan usaha tani, serta jaringan irigasi terus digenjot untuk mendukung ketahanan pangan dan pelayanan masyarakat.

“Pendanaan berasal dari APBD Kabupaten Semarang, bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah, serta DAK dari pemerintah pusat. Alhamdulillah, ruas jalan Butuh–Tengaran hingga depan Koramil Getasan juga mendapat alokasi Inpres Jalan Daerah sebesar Rp31 miliar,” ujar Ngesti, Rabu (28/1/2026).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro menjelaskan, total Belanja Daerah APBD 2025 mencapai Rp2,78 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja operasi sebesar Rp2,08 triliun, belanja modal Rp302 miliar, belanja tidak terduga Rp10 miliar, serta belanja transfer Rp391 miliar.

Realisasi fisik APBD 2025 tercatat 95,56 persen, sementara realisasi keuangan mencapai 94,78 persen.

“Melalui peresmian ini, masyarakat dapat mengetahui dan memanfaatkan hasil pembangunan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan,” pungkas Valeanto.

Baca berita lainnya di Google News dan WhatsApp Channel
atau Telegram Channel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber falihmedia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses