JEMBER – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali menggelar program pasar murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga pangan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara langsung membuka Pasar Murah kelima sepanjang tahun 2026 yang digelar di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Khofifah menyampaikan, pasar murah menjadi instrumen strategis Pemprov Jatim untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.
“Program ini kami hadirkan agar masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau dibanding pasar,” ujar Khofifah dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).
Berbagai komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Beras premium ditawarkan Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, MinyaKita Rp13.000 per liter, serta telur ayam Rp22.000 per kilogram.
Selain itu, tersedia gula pasir Rp14.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, dan daging ayam ras Rp30.000 per kilogram.
Khofifah menegaskan, selisih harga pasar murah dengan harga umum cukup signifikan. Telur ayam yang biasanya dijual Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram dapat dibeli jauh lebih murah, begitu pula MinyaKita yang di pasaran mencapai Rp16.800 per liter.
Menurutnya, intervensi harga melalui pasar murah penting untuk menekan laju inflasi daerah. Lonjakan permintaan menjelang Ramadan dan Lebaran, kata Khofifah, perlu diantisipasi agar tidak berdampak pada kenaikan harga yang membebani masyarakat.
“Permintaan meningkat saat Ramadan dan Lebaran. Karena itu, intervensi seperti pasar murah terus kami lakukan agar inflasi tetap terkendali,” jelasnya.
Pemprov Jatim memastikan kegiatan pasar murah akan digelar secara berkelanjutan di berbagai wilayah sebagai upaya stabilisasi harga, penguatan ketahanan pangan, serta pemerataan akses bahan pokok.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Selain berbelanja, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan beras kepada lansia dan telur kepada ibu hamil. Warga berharap program pasar murah terus dilanjutkan karena dirasakan langsung manfaatnya.














