Perkelahian Berdarah di Rumah Kos Bangkalan, Satu Pria Kritis Akibat Senjata Tajam

Evakuasi korban perkelahian berdarah di rumah kos Bangkalan akibat luka senjata tajam
Petugas mengevakuasi korban perkelahian berdarah di rumah kos Desa Tanah Merah Dajah, Bangkalan, menuju rumah sakit

BANGKALAN – Perkelahian berdarah terjadi di sebuah rumah kos di Dusun Klowangan, Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (20/1/2026) siang. Insiden ini melibatkan tiga pria penghuni kos dan berujung satu korban mengalami luka serius akibat senjata tajam.

Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga sekitar setelah sebuah ambulans datang mengevakuasi korban dalam kondisi bersimbah darah. Aksi evakuasi itu terekam kamera ponsel warga dan videonya cepat menyebar di sejumlah grup WhatsApp sekitar pukul 12.45 WIB.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut perkelahian terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan dipicu cekcok mulut antar penghuni kos.

“Benar, terjadi pertengkaran menggunakan senjata tajam di dalam satu kos,” ujar Agung kepada awak media.

Korban diketahui berinisial SL (35), warga Desa Rangperang Daja, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Dalam video yang beredar, terdengar teriakan seorang remaja yang memanggil korban dengan sebutan “bapak”. Korban terlihat mengenakan sarung dan kaus yang basah oleh darah dengan beberapa luka di lengan kanan serta luka sabetan di bagian kaki.

SL sempat mendapatkan perawatan awal di puskesmas sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk penanganan medis lanjutan. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, dua pria lain yang terlibat dalam pertengkaran tersebbuiut melarikan diri usai kejadian. Polisi kini masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.

“Kedua pelaku kabur dari lokasi dan saat ini masih dalam pengejaran tim gabungan Satreskrim Polres Bangkalan dan Unit Reskrim Polsek Tanah Merah,” tegas Agung.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *