SAMPANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau operasional PT Garam (Persero) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Senin (9/3/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan mempercepat transformasi industri garam sekaligus mendorong target swasembada garam nasional pada 2027.
Pemerintah menggelar peninjauan ini sebagai bagian dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 yang menargetkan kebutuhan garam nasional dapat dipenuhi sepenuhnya dari produksi dalam negeri.
Menko Pangan yang akrab disapa Zulhas menegaskan pemerintah akan memastikan pembangunan pabrik garam baru berjalan lebih cepat serta meningkatkan kapasitas produksi nasional.
“Karena itu saya hadir sebagai Menko Pangan untuk memastikan percepatan pembangunan pabrik garam baru dan peningkatan produksi nasional menuju swasembada pada 2027,” ujar Zulhas dalam keterangan resminya.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah juga mendorong transformasi PT Garam agar perusahaan pelat merah itu mampu meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah, khususnya di Pulau Madura.
Pemerintah mendukung rencana perusahaan untuk memperluas lahan produksi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan di Pulau Rote. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi garam nasional.
Selain perluasan lahan, pemerintah juga mendorong penerapan teknologi modern seperti Mechanical Vapor Recompression (MVR) dan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO). Teknologi tersebut mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperbaiki kualitas garam industri sehingga dapat menggantikan impor secara bertahap.
Pemerintah juga mempercepat pembangunan fasilitas produksi garam di berbagai wilayah potensial, termasuk di Rote Ndao dan Gresik. Upaya tersebut bertujuan memperkuat kapasitas produksi garam nasional.
Zulhas juga mengajak para petambak garam rakyat untuk berperan aktif dalam program swasembada garam. Ia mendorong para petambak meningkatkan manajemen lahan agar produktivitas dan kualitas garam semakin baik.
Selain itu, pemerintah daerah diminta berkolaborasi dengan petambak untuk menjaga keberlanjutan lahan garam rakyat serta mencegah alih fungsi lahan yang dapat mengganggu produksi.
Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis target swasembada garam nasional pada 2027 dapat tercapai sekaligus meningkatkan kesejahteraan petambak garam di berbagai daerah.









