Ekonom  

Zulhas: Kopdes Merah Putih Jadi Fondasi Pemberdayaan Ekonomi Desa

Menko Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan program pembangunan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa di Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan mengenai pembangunan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Kamis (2/7/2026)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pembangunan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dari tingkat desa.

Menurut Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas, program tersebut merupakan salah satu agenda prioritas Presiden. Pemerintah tidak hanya membangun kelembagaan koperasi, tetapi juga menghadirkan pusat layanan ekonomi desa yang mampu memperkuat distribusi berbagai program pemerintah kepada masyarakat.

Baca juga: Tim Wasev Kodam V/Brawijaya Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep

“Program Kopdes Merah Putih merupakan konsep Presiden agar ekonomi tumbuh dari desa. Intinya adalah pemberdayaan masyarakat desa,” kata Zulhas di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Zulhas mengakui pembangunan 80.000 Kopdes Merah Putih bukan pekerjaan yang mudah. Selain membutuhkan pembangunan fisik, pemerintah juga harus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar koperasi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Untuk mempercepat pelaksanaan program, pemerintah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) dan menugaskan Agrinas Pangan bekerja sama dengan TNI dalam proses pembangunan di berbagai daerah.

Baca juga: Bupati Sumenep Ajak Muhammadiyah Bersinergi Majukan Pembangunan Daerah

Menurutnya, metode penugasan dipilih karena lebih efektif dibandingkan mekanisme tender yang memerlukan waktu panjang. Dengan pola tersebut, pembangunan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus memiliki standar yang seragam di seluruh Indonesia.

Zulhas menegaskan Kopdes Merah Putih tidak dirancang sebagai pusat perbelanjaan atau supermarket. Pemerintah memosisikan koperasi tersebut sebagai infrastruktur pelayanan ekonomi desa yang mendukung berbagai kebutuhan masyarakat.

Keberadaan Kopdes diharapkan mampu memberikan layanan bagi petani, nelayan, pelaku usaha kecil, hingga masyarakat desa secara umum melalui penyediaan sarana dan prasarana ekonomi.

Baca juga: Jawa Timur Percepat Operasional Koperasi Merah Putih, Pemprov Kumpulkan Satgas KDKMP se-Provinsi

“Intinya Kopdes hadir untuk melayani kepentingan masyarakat desa sebagai infrastruktur pemerintah, bukan supermarket,” ujarnya.

Selain menjalankan fungsi ekonomi, Kopdes Merah Putih juga akan menjadi pusat penyaluran berbagai program bantuan pemerintah kepada masyarakat.

Program tersebut meliputi penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan beras 10 kilogram, bantuan alat dan mesin pertanian, traktor, hingga berbagai sarana produksi yang dapat dimanfaatkan secara bersama oleh masyarakat desa.

Baca juga: Dandim Sumenep Tinjau Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih

Menurut Zulhas, sistem tersebut akan membuat bantuan pemerintah lebih tepat sasaran sekaligus memberi kesempatan yang sama bagi seluruh warga desa untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Pemerintah berharap pembangunan 80.000 Kopdes Merah Putih mampu memperkuat perekonomian desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi fondasi pemerataan pembangunan ekonomi nasional yang dimulai dari tingkat desa.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *