SUMENEP – Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han mengikuti video conference (vicon) bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita guna memantau percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di berbagai daerah, Selasa (6/1/2026).
Kodim 0827/Sumenep menggelar vicon tersebut langsung di salah satu titik pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Seluruh jajaran Kodim di Indonesia turut mengikuti kegiatan tersebut secara serentak.
Sejumlah perwira dan Babinsa mendampingi Dandim di lokasi, di antaranya Danramil 0827/09 Pragaan Kapten Inf Suwaifi, Danramil 0827/01 Kota Kapten Czi Acep Kusnadi, Danramil 0827/04 Bluto Kapten Inf Mendung Melasa Hari Sudarsono, Danramil 0827/06 Saronggi Kapten Inf Fahrawi, serta Dan Posramil Batuan Serma Khoirul.
Usai mengikuti vicon, Letkol Arm Bendi Wibisono langsung bergerak meninjau perkembangan pembangunan Koperasi Merah Putih di sembilan titik yang tersebar di sejumlah kecamatan. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan percepatan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus menjaga kualitas bangunan.
Beberapa lokasi yang dikunjungi meliputi Desa Sendang, Sentol Daya, Pakamban Daya, Jaddung, dan Karduluk di Kecamatan Pragaan. Selain itu, Dandim juga mengecek progres pembangunan di Desa Aengdake Kecamatan Bluto, Desa Tanah Merah Kecamatan Saronggi, serta Desa Gunggung Kecamatan Batuan.
Kepada Media Center Diskominfo, Bendi Wibisono menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sumenep terus menunjukkan capaian signifikan.
“Secara keseluruhan, terdapat 189 titik pembangunan yang telah terdaftar di portal. Sebanyak 170 titik telah mendapatkan dukungan, dan 105 titik saat ini dalam proses pengerjaan di seluruh wilayah Sumenep,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Desa Sendang menjadi salah satu lokasi dengan progres tertinggi yang telah mendekati 50 persen. Meski demikian, kondisi cuaca masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan pembangunan.
“Curah hujan yang cukup tinggi di Sumenep memengaruhi beberapa tahapan pekerjaan, terutama pada proses pengecoran,” jelasnya.
Terkait pengawasan, Dandim menegaskan bahwa Babinsa memegang peran penting dalam menjaga kualitas bangunan koperasi.
“Kami menugaskan Babinsa sebagai pengawas lapangan untuk memastikan seluruh pekerjaan sesuai Detail Engineering Design (DED) dari PT Agrinas. Spesifikasi bangunan harus terpenuhi agar koperasi benar-benar siap dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya.
Dalam vicon bersama Wakil Panglima TNI, pimpinan TNI, lanjut Bendi, memberikan penekanan agar seluruh jajaran terus mendorong percepatan pembangunan sesuai target nasional.
“Arahan pimpinan sangat jelas, percepatan harus terus dilakukan di setiap titik agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai harapan Presiden pada akhir Januari 2026, meskipun ada penyesuaian waktu di lapangan,” ujarnya.
Ia berharap, Koperasi Merah Putih yang dibangun di berbagai desa di Kabupaten Sumenep mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Koperasi ini kami harapkan menjadi penggerak ekonomi desa. Ketika sudah beroperasi, aktivitas ekonomi masyarakat dapat terintegrasi melalui koperasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung,” pungkasnya.














