SUMENEP – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0827/Sumenep, Selasa (13/1/2026), guna meninjau langsung progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi bagian dari program penguatan ekonomi desa di Kabupaten Sumenep.
Ketua Tim Wasev Kodam V/Brawijaya, Kolonel Inf Agus Supriyanto, memimpin langsung kegiatan tersebut. Rombongan memulai agenda dengan menerima paparan dari Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, SE, M.Han, di Makodim Sumenep.
Dalam paparannya, Letkol Bendi memaparkan capaian pembangunan koperasi, pola pendampingan yang dilakukan oleh jajaran Kodim, serta sejumlah kendala teknis yang muncul di lapangan. Ia juga menjelaskan strategi penyelesaian agar pembangunan tetap berjalan sesuai target.
Usai paparan, Tim Wasev meninjau tujuh lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di Kecamatan Lenteng, Batuan, Kota Sumenep, dan Pragaan. Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan di tiap desa menunjukkan capaian yang beragam, mulai dari 2,27 persen hingga 50 persen.
Di setiap titik, Tim Wasev memeriksa kualitas konstruksi bangunan, mencocokkan spesifikasi teknis, serta menilai efektivitas pengawasan pelaksanaan di lapangan. Tim juga berdialog langsung dengan konsultan pengawas dan kepala tukang untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kolonel Inf Agus Supriyanto menegaskan bahwa kegiatan Wasev tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, melainkan juga memastikan program berjalan sesuai tujuan strategis.
“Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar proyek fisik. Program ini menjadi instrumen penting untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Karena itu, kualitas pembangunan, ketepatan waktu, dan akuntabilitas pelaksanaannya harus benar-benar terjaga,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut.
“Melalui pengawasan ini, kami ingin memastikan koperasi siap difungsikan dan mampu memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi warga desa,” tambahnya.
Sementara itu, Letkol Arm Bendi Wibisono menegaskan komitmen Kodim 0827/Sumenep dalam mengawal pembangunan koperasi hingga tuntas.
“Kami melibatkan Babinsa untuk melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Langkah ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus mendorong pemanfaatan koperasi secara optimal oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep diharapkan mampu menjadi fondasi penguatan ekonomi lokal yang dikelola secara transparan dan berpihak pada kepentingan warga.
“Kami berharap koperasi ini menjadi pusat aktivitas ekonomi desa dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.














