Zulhas Soroti Berat Badan Kepala BGN yang Turun, Optimistis Tata Kelola Program MBG Rampung dalam Dua Bulan

Zulkifli Hasan dan Kepala BGN Sudaryono saat Rakortas Program Makan Bergizi Gratis
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono saat mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta.

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melontarkan candaan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, saat memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) mengenai tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Momen tersebut terjadi ketika Zulkifli Hasan mempersilakan Sudaryono memberikan keterangan kepada awak media. Ia menyoroti perubahan fisik Kepala BGN yang dinilainya tampak lebih langsing dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

“Dan saya kira lebih lanjut Pak Kepala BGN silakan. Ini Mas Dar sudah turun berapa kilo nih? Ya ini baru belum sebulan sudah turun berapa kilo saya lihat kok langsing sekali ini,” ujar Zulkifli Hasan.

Candaan tersebut disambut senyum oleh Sudaryono. Di sela suasana santai itu, Zulhas juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepala BGN dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Menurutnya, kerja keras jajaran Badan Gizi Nasional diharapkan mampu mempercepat penyempurnaan tata kelola program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Ini kerjanya luar biasa, anak muda tapi mudah-mudahan lah ya sebulan dua bulan BGN ini bisa kita rapikan dengan baik,” katanya.

Pemerintah Targetkan Perbaikan Tata Kelola MBG di Daerah 3T

Dalam Rakortas tersebut, pemerintah membahas percepatan perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, terutama untuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah menargetkan penyelesaian berbagai persoalan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku dalam waktu satu bulan.

“Lanjutan dari rapat minggu lalu karena target kita ada jangka pendek. Dalam satu bulan harus ada yang kita selesaikan, terutama SPPG di daerah 3T, yaitu Papua, NTT, dan Maluku, yang memiliki angka stunting cukup tinggi,” jelasnya.

Menurut Zulhas, percepatan pembenahan di wilayah 3T menjadi prioritas agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan secara lebih merata, khususnya di daerah yang masih menghadapi tantangan gizi dan stunting.

Rakortas tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono.

Melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah berharap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis dapat semakin efektif sehingga mampu meningkatkan kualitas pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran di berbagai daerah Indonesia.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.