SITUBONDO – Semangat gotong royong mewarnai persiapan Haul Masyayikh Nusantara 2026 di Kabupaten Situbondo. Ribuan warga dari ratusan desa yang tersebar di 17 kecamatan bahu-membahu menyiapkan ratusan ribu bungkus nasi gulung untuk konsumsi sekitar 120 ribu jemaah yang akan menghadiri haul di Alun-Alun Situbondo, Sabtu (18/7/2026).
Nasi gulung yang terbuat dari nasi dan dibungkus menggunakan daun pisang dipilih sebagai konsumsi utama karena dinilai lebih tahan lama serta praktis dibagikan kepada para jemaah yang datang dari berbagai daerah.
Panitia memperkirakan kegiatan keagamaan tersebut akan dihadiri sekitar 120 ribu jemaah dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk para kiai, pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, dan sejumlah kepala daerah di kawasan Tapal Kuda.
Baca juga: Pemprov Jabar Percepat Sertifikasi Halal UMKM, Target 644 Ribu Produk pada 2026
Seluruh nasi gulung dibuat secara swadaya melalui sistem urunan masyarakat. Warga secara sukarela menyumbangkan dana, tenaga, dan waktu demi menyukseskan pelaksanaan Haul Masyayikh Nusantara.
Salah satu titik pembuatan nasi gulung berada di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo. Di lokasi tersebut, puluhan warga, terutama kaum ibu, bekerja bersama menyiapkan puluhan ribu bungkus nasi gulung sejak pagi.
“Warga sengaja membuat nasi gulung untuk konsumsi para jemaah haul. Kami memilih nasi gulung yang dibungkus daun pisang karena dinilai lebih tahan lama dan tidak mudah basi hingga beberapa hari,” ujar Tatik, salah seorang warga.
Baca juga: Warga Nelayan Desa Galis Giligenting Gotong Royong Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Berru
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meninjau langsung proses pembuatan nasi gulung di Desa Kotakan. Ia mengapresiasi tingginya semangat kebersamaan masyarakat yang ikut menyukseskan acara tersebut.
Menurutnya, partisipasi warga menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di Kabupaten Situbondo.
“Selain menggunakan biaya dari hasil urunan, ibu-ibu di sini juga sangat luar biasa karena membuat puluhan ribu bungkus nasi gulung ini secara gotong royong,” kata Yusuf Rio Wahyu Prayogo.
Baca juga: Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Bojonegoro, Khofifah Pastikan Harga Pangan Stabil
Bupati menjelaskan, ratusan ribu nasi gulung mulai didistribusikan ke sejumlah posko pada Sabtu (18/7/2026). Posko-posko tersebut menjadi titik distribusi konsumsi bagi para jemaah yang akan mengikuti rangkaian Haul Masyayikh Nusantara.
“Ratusan ribu bungkus nasi gulung ini akan dibagikan secara gratis kepada seluruh jemaah yang hadir pada acara haul besok,” pungkasnya.
Pelibatan ribuan warga dalam penyediaan konsumsi menunjukkan bahwa Haul Masyayikh Nusantara bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan budaya gotong royong yang telah lama menjadi ciri khas masyarakat Situbondo.














