SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Kejaksaan Negeri Sumenep menggelar Pasar Murah dan Bazar Ramadan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.
Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Nislianudin, mengatakan pasar murah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Selain adanya inflasi yang cukup tinggi, kami berinisiatif untuk turut serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pasar murah dan bazar Ramadan,” ujarnya saat pembukaan kegiatan, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Pemkab Sumenep Gelar Gerakan ASRI, ASN Bersihkan Jalan Kota Sambut Pemudik Lebaran
Menurutnya, Kejaksaan tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kejaksaan tidak hanya fokus pada persoalan hukum, tetapi juga bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan seperti pasar murah ini,” tambahnya.
Baca juga: Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0827/Sumenep Targetkan Seluruh Pekerjaan Rampung Sebelum 11 Maret 2026
Nislianudin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memasarkan sejumlah produk unggulan Kabupaten Sumenep. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan laju inflasi di daerah yang dikenal sebagai Kota Keris itu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumenep, semoga sinergi seperti ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Abd Madjid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai pasar murah menjadi langkah nyata untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga selama Ramadan.
“Melalui pasar murah ini masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah dengan melibatkan berbagai pihak, seperti Badan Pangan Nasional, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep, Perum Bulog, serta Ikatan Adhyaksa Dharmakarini.
Baca juga: Pemerintah Pastikan Harga BBM April 2026 Tidak Naik, Pertamina Ikuti Arahan Presiden
Selain itu, penyedia bahan pokok dalam kegiatan tersebut berasal dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Bagian Perekonomian Setda, TPID, serta pelaku UMKM Kabupaten Sumenep.
Dalam pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran, di antaranya:
Beras SPHP 5 kg: Rp57.000
Beras zakat lokal 3 kg: Rp40.000
Minyak goreng Minyakita 1 liter: Rp15.000
Telur ayam: Rp29.000 per kilogram
Bawang putih: Rp8.000 per pack
Bawang merah: Rp8.000 per pack
Cabai: Rp5.000 per pack
Daging ayam: Rp41.000 per ekor atau per kilogram
Nugget olahan: Rp50.000 per tiga bungkus
Sayuran: mulai Rp5.000 per pack
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih stabil selama bulan suci Ramadan.
















