PAMEKASAN – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pelajar SMA di Jalan Raya Nyalaran, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026) pagi. Maulana (17), warga Kelurahan Kolpajung, meninggal dunia di lokasi kejadian saat dalam perjalanan menuju sekolah.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan sempat memicu kemacetan di jalur tersebut. Sejumlah warga yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban dari tengah jalan sebelum petugas datang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, Ipda Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa korban kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun. Maulana yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi M 5482 BH terjatuh ke badan jalan.
“Korban meninggal dunia di lokasi. Kami langsung membawa jenazah ke rumah sakit,” ujar Slamet Riyadi.
Pada saat bersamaan, Subaidi (38), warga Desa Kodik, Kecamatan Proppo, melaju dari arah berlawanan dengan sepeda motor bernomor polisi M 2314 EZ. Ia tidak sempat menghindari tubuh korban yang sudah tergeletak di jalan.
Benturan tersebut menyebabkan korban mengalami luka fatal hingga meninggal dunia di tempat.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menduga kurangnya konsentrasi saat berkendara menjadi pemicu awal kecelakaan. Jalan dalam kondisi terang, arus lalu lintas relatif lancar, dan tidak terdapat hambatan di lokasi kejadian.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga kurang hati-hati saat berkendara sehingga terjatuh dan memicu kecelakaan lanjutan,” ungkap Slamet.
Petugas kepolisian telah mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut










