LABUAN BAJO – Seorang warga negara Rusia, Akob Gurgenovich Ter-Saakian, berhasil menyelamatkan diri setelah berenang selama sekitar empat jam usai kapal yang ditumpanginya tenggelam di perairan Pulau Seraya, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/6/2026).
Akob saat itu tengah melakukan perjalanan wisata dengan menumpangi Kapal Berkah Kembar bersama nakhoda kapal bernama Rinaldi. Namun, perjalanan mereka berakhir dramatis setelah kapal mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di kawasan perairan Pulau Seraya.
Dalam situasi darurat tersebut, Akob dan Rinaldi berupaya menyelamatkan diri dengan berenang menuju daratan. Keduanya memanfaatkan jeriken yang mengapung sebagai alat bantu untuk bertahan di laut hingga berhasil mencapai lokasi yang aman.
Koordinator Pos SAR Labuan Bajo, Arif Rahmadan, memastikan kedua korban selamat dari insiden tersebut.
“Keduanya berenang sekitar empat jam hingga mencapai daratan. Kondisi mereka selamat,” kata Arif, Minggu (7/6/2026).
Menurut informasi yang diterima tim SAR, saat petugas tiba di lokasi kejadian pada Sabtu sore, Akob dan Rinaldi sudah tidak berada di kapal maupun di sekitar titik tenggelamnya kapal. Keduanya diketahui telah berhasil menyelamatkan diri dan kembali ke Labuan Bajo.
Sebelumnya, Kapal Berkah Kembar berangkat dari kawasan Ketentang, Labuan Bajo, menuju Pulau Seraya Kecil. Dalam perjalanan, kapal tersebut mengalami kecelakaan laut hingga akhirnya tenggelam di perairan sekitar Pulau Seraya.
Tim SAR gabungan yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan memastikan kondisi korban. Namun, saat proses pencarian berlangsung, petugas tidak menemukan adanya kru kapal di sekitar lokasi karena seluruh penumpang dan nakhoda telah berhasil menyelamatkan diri.
Hingga saat ini, penyebab pasti tenggelamnya Kapal Berkah Kembar masih belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui faktor yang menyebabkan insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam aktivitas pelayaran wisata di kawasan Labuan Bajo yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.













