Ledakan Balon Udara di Pamekasan Rusak Dua Rumah Warga, Polisi Selidiki Pemilik

Rumah warga Pamekasan yang rusak akibat ledakan balon udara
Rumah warga Pamekasan yang rusak akibat ledakan balon udara

FALIHMEDIA.COM | PAMEKASAN – Suasana mencekam terjadi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, setelah dua balon udara meledak dan menghantam rumah warga di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Minggu (7/9/2025).

Insiden pertama berlangsung pada Sabtu malam (6/9/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Sebuah balon udara jatuh di atap teras rumah Miskun, warga Dusun Sajum, Desa Plakpak, Kecamatan Palengaan. Ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan parah di bagian teras. Sebanyak 20 lembar asbes hancur dan satu unit sepeda listrik juga ikut rusak. Beruntung, saat kejadian keluarga pemilik rumah tidak berada di lokasi.

Selang sembilan jam kemudian, pukul 05.30 WIB, peristiwa serupa terjadi. Balon udara lain jatuh di rumah Bernawi di Dusun Pangaporan, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan. Ledakan merusak kamar depan rumah serta memecahkan delapan lembar asbes. Kerugian ditaksir mencapai Rp3 juta.

Pejabat Sementara Danramil Pegantenan, Lettu Inf Asnan, membenarkan insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa. “Syukurlah seluruh penghuni rumah selamat karena sedang tidak berada di dalam rumah,” ujarnya.

Hingga kini, belum ada yang mengaku sebagai pemilik balon udara. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, mengatakan bahwa laporan resmi baru masuk dari kejadian di Dusun Sajum. “Kami menduga balon udara tersebut dilepaskan oleh warga, namun gagal terbang dan akhirnya jatuh. Kami sudah memberi imbauan agar masyarakat tidak menerbangkan balon udara berukuran besar karena berbahaya,” tegasnya.

Ikuti Kami Juga Google Berita