Edu  

MTs Al-Hasan Giligenting Jadikan Program Tahfidz Al-Quran sebagai Prioritas Unggulan Madrasah

Kepala MTs Al-Hasan Giligenting menyampaikan Program Tahfidz Al-Quran sebagai prioritas unggulan madrasah.
Kepala MTs Al-Hasan, Hanafi, menyampaikan komitmen menjadikan Program Tahfidz Al-Quran sebagai program unggulan saat upacara bendera. (Foto: Abd. Rahman - KIM Konengan)

SUMENEP – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Hasan, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan berbasis Al-Quran dengan menjadikan Program Tahfidz Al-Quran sebagai program unggulan madrasah.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala MTs Al-Hasan, Hanafi, saat menjadi pembina upacara bendera rutin yang berlangsung di halaman madrasah pada Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi.

Dalam amanatnya, Hanafi menegaskan bahwa Program Tahfidz Al-Quran tidak hanya bertujuan mencetak siswa yang mampu menghafal Al-Quran, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak mulia, mencintai Al-Quran, serta mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Yayasan Nurul Yaqin Lembung Barat Wisuda 78 Siswa, Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak

“Kita sepakat bahwa Tahfidz Al-Quran menjadi program prioritas unggulan madrasah ini. Selain menguasai ilmu pengetahuan umum dan agama, kita ingin mencetak generasi yang memiliki kedekatan dengan Al-Quran, menjadi penghafal yang menjaga kemurniannya serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hanafi.

Untuk mewujudkan target tersebut, MTs Al-Hasan menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya menambah jam bimbingan Tahfidz, menghadirkan tenaga pendidik yang kompeten, serta menerapkan metode pembelajaran yang efektif dan mudah dipahami oleh para siswa.

Selain itu, pihak madrasah juga mengajak orang tua untuk berperan aktif mendampingi anak-anak saat mengulang hafalan di rumah. Menurut Hanafi, keberhasilan Program Tahfidz membutuhkan sinergi antara madrasah dan keluarga.

Baca juga: MTsN 2 Sumenep Susun Kurikulum 2026/2027, Siapkan Pembelajaran Adaptif di Era Disrupsi

“Keberhasilan program Tahfidz tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari orang tua. Dengan sinergi yang baik, insyaallah kita dapat melahirkan generasi Qurani yang berprestasi dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Hanafi juga memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar menjadikan aktivitas menghafal Al-Quran sebagai ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan istiqamah.

“Setiap ayat yang kalian hafal adalah cahaya bagi hati dan jalan menuju keberkahan hidup. Mulailah dari yang sedikit namun istiqamah. Insyaallah, hafalan itu akan semakin banyak dan melekat kuat,” pesannya.

Baca juga: MTs Nurul Islam Sumenep Tanamkan Budaya Baca Lewat Kunjungan ke Perpustakaan Daerah

Selain menekankan pentingnya Program Tahfidz Al-Quran, Hanafi juga mengingatkan seluruh peserta didik untuk menjaga kedisiplinan, sopan santun, serta semangat belajar dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa kejujuran merupakan bagian dari akhlak seorang pelajar yang harus dijunjung tinggi, termasuk dalam berkomunikasi dengan orang tua. Karena itu, ia mengimbau para siswa agar tidak memberikan alasan yang tidak benar, seperti mengaku mengikuti pelajaran tambahan atau kegiatan ekstrakurikuler apabila tidak ada agenda resmi dari sekolah.

Upacara bendera kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh program pendidikan di MTs Al-Hasan, khususnya Program Tahfidz Al-Quran, dapat berjalan dengan lancar, penuh keberkahan, serta mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.