SUMENEP – Dua siswi kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, Calfina Nadifa Ayu dan Zahra Aliya Putri, berhasil menembus tiga besar finalis Health Innovation Festival tingkat Madura melalui lomba poster infografis bertema “Pertolongan Pertama pada Korban Bencana Alam”.
Babak final kompetisi yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit Universitas Wiraraja itu berlangsung di Gedung Graha 1 Universitas Wiraraja, Sabtu (19/9/2026).
Calfina dan Zahra sebelumnya harus melewati babak penyisihan sebelum memastikan tempat di tiga besar. Dalam babak final, keduanya mempresentasikan karya desain visual yang menggabungkan informasi keselamatan bencana dengan penyajian infografis yang mudah dipahami.
Baca juga: Agenda Wisata Bali Hari Ini: Festival Layang-Layang, TGIF 2026 hingga Lovina Festival Meriahkan Akhir Pekan
Kompetisi tersebut mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Madura. Persaingan berlangsung ketat karena peserta harus mampu menyampaikan informasi mengenai pertolongan pertama melalui media visual secara komunikatif dan edukatif.
Zahra mengatakan, proses mengikuti kompetisi memberikan pengalaman baru dalam menggabungkan unsur estetika desain dengan ketepatan informasi terkait keselamatan.
“Kami berusaha membuat poster yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan yang jelas agar masyarakat memahami pentingnya pertolongan pertama saat terjadi bencana,” kata Zahra.
Baca juga: NasDem Jabar Panaskan Mesin Politik, Target Tembus Tiga Besar pada Pemilu 2029
Menurut dia, penyusunan poster juga menuntut peserta memahami materi yang disampaikan. Karena itu, mereka tidak hanya memperhatikan tampilan desain, tetapi juga memastikan informasi dalam poster dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat.
Kepala MAN Sumenep Zaini Mukhsin mengapresiasi capaian kedua siswinya tersebut. Ia menilai prestasi itu menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki ruang untuk mengembangkan berbagai potensi di luar bidang akademik.
“MAN Sumenep akan terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, termasuk desain grafis, kreativitas, literasi kesehatan, serta kepedulian terhadap kemanusiaan dan kebencanaan,” ujar Zaini Mukhsin.
Baca juga: Bupati Aceh Besar Dukung Pelestarian Kuliner Lokal di Aceh Culinary Festival 2026
Keikutsertaan Calfina dan Zahra dalam Health Innovation Festival sekaligus memperkenalkan kreativitas siswa MAN Sumenep dalam mengolah isu kesehatan dan kebencanaan melalui media visual.
Capaian tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak siswa untuk mengembangkan keterampilan kreatif sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap isu keselamatan, kesehatan, kemanusiaan, dan mitigasi bencana.








