BANGKALAN – Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga menjadi perhatian dalam Lomba Aku Hatinya PKK antar kecamatan se-Kabupaten Bangkalan. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tim juri melakukan penilaian di Kecamatan Kokop, Geger, dan Modung, Kamis (27/8/2026). Mereka melihat langsung kreativitas masyarakat dalam mengelola lahan di sekitar rumah maupun lingkungan perkantoran.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim memimpin proses penilaian bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bangkalan serta perwakilan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan.
Pekarangan Diisi Beragam Tanaman
Dalam kunjungannya, rombongan meninjau sejumlah pekarangan yang masyarakat manfaatkan untuk membudidayakan berbagai tanaman.
Masyarakat menanam tanaman obat keluarga (TOGA), sayuran, buah-buahan, hingga tanaman hias. Tim juri tidak hanya melihat hasil budidaya, tetapi juga memanen beberapa sayuran dan buah yang sudah siap dikonsumsi.
Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan pekarangan dapat menghasilkan pangan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.
Luthfiana Lukman Hakim mengatakan program Aku Hatinya PKK mendorong masyarakat mengoptimalkan lahan di sekitar tempat tinggal maupun lingkungan perkantoran agar memberikan manfaat nyata.
“Pekarangan yang dikelola dengan baik tidak hanya menciptakan lingkungan yang asri dan indah, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, memberikan nilai ekonomi, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang mandiri,” ujar Luthfiana.
Kreativitas Kecamatan Jadi Penilaian
Setiap kecamatan menyambut tim penilai dengan berbagai inovasi pemanfaatan pekarangan. Masyarakat dan pengurus PKK turut menjelaskan jenis tanaman yang mereka budidayakan serta manfaatnya.
Beragam inovasi tersebut menunjukkan bahwa program Aku Hatinya PKK mendapat dukungan masyarakat. Mereka tidak sekadar menata pekarangan agar terlihat indah, tetapi juga mengarahkannya menjadi lahan produktif yang dapat memenuhi sebagian kebutuhan keluarga.
Suasana penilaian berlangsung hangat dan penuh antusias. Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masing-masing kecamatan untuk berbagi kreativitas dalam mengembangkan ketahanan pangan berbasis rumah tangga.
PKK Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan
TP PKK Kabupaten Bangkalan berharap kebiasaan memanfaatkan pekarangan terus berjalan setelah lomba berakhir.
Menurut Luthfiana, pengelolaan pekarangan secara berkelanjutan dapat membantu membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Karena itu, lomba Aku Hatinya PKK tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarkecamatan. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa lahan terbatas di sekitar rumah dapat menghasilkan pangan dan memberikan manfaat ekonomi.
Melalui gerakan tersebut, TP PKK Kabupaten Bangkalan terus mendorong masyarakat mengembangkan ketahanan pangan berbasis keluarga dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan masing-masing.
















