SUMENEP – Kasus kematian aparatur sipil negara (ASN) perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas di kawasan parkir Bandara Internasional Juanda masih menjadi perhatian publik. Memasuki hari ketujuh setelah peristiwa tersebut, aparat kepolisian belum menangkap terduga pelaku sehingga keluarga korban kembali mendesak percepatan pengungkapan kasus.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, meminta Polresta Sidoarjo meningkatkan upaya penyelidikan dan segera mengungkap seluruh fakta di balik kematian Ruly Yunis Setyowati.
“Kami masih memiliki banyak pertanyaan. Siapa laki-laki itu, apa hubungan dengan korban, dan peristiwa apa yang akhirnya menyebabkan hilangnya nyawa korban,” kata Risang, Kamis (2/7/2026).
Menurut Risang, Polresta Sidoarjo perlu menggandeng Polda Jawa Timur agar proses pencarian dan penangkapan terduga pelaku berlangsung lebih cepat. Ia menyebut informasi yang diterima keluarga menunjukkan bahwa pria yang diduga terlibat berasal dari luar Pulau Jawa dan sempat tinggal di wilayah Kabupaten Malang.
“Kami berharap Polresta Sidoarjo meminta bantuan Polda Jatim agar dapat berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di daerah lain sehingga proses pengejaran lebih efektif,” ujarnya.
Risang menilai kepolisian sebenarnya telah mengantongi sejumlah petunjuk penting. Ia menyebut penyidik telah mengetahui identitas pria yang diduga terlibat dan memiliki rekaman yang memperlihatkan keberadaannya sebelum kejadian.
“Dengan sumber daya dan jaringan yang dimiliki kepolisian, kami berharap pengungkapan kasus ini dapat berlangsung lebih cepat. Terlebih wajah pria tersebut sudah beredar luas,” tuturnya.
Di sisi lain, keluarga almarhumah Ruly Yunis Setyowati menggelar tahlilan hari ketujuh di rumah duka yang berada di Kompleks Perumahan Perumda, Kabupaten Bangkalan, Madura. Rekan kerja korban dari kalangan ASN bersama ratusan warga sekitar menghadiri kegiatan tersebut untuk mendoakan almarhumah.
Melalui momentum tahlilan, keluarga kembali menyampaikan harapan agar aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku beserta motif di balik kematian korban. Mereka juga meminta kepolisian memberikan kepastian hukum agar tidak muncul berbagai spekulasi yang beredar di tengah masyarakat.
Hingga kini, Polresta Sidoarjo masih melanjutkan proses penyelidikan guna mengungkap secara menyeluruh kasus kematian ASN yang ditemukan di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Internasional Juanda.














