SUMENEP – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 di Kantor IWO Sumenep, Kamis (13/8/2026). Perayaan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara insan pers dan Polresta Sumenep dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Sumenep, anggota DPRD, Dewan Penasihat IWO Sumenep Hairul Anwar, serta sejumlah pimpinan asosiasi media dan wartawan menghadiri kegiatan tersebut.
IWO mengusung tema “Pers Merdeka, Demokrasi Bermartabat” dalam peringatan HUT ke-14. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran pers dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab sekaligus menjaga kualitas kehidupan demokrasi.
Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, SH., SIK., MH., mengapresiasi peringatan HUT IWO yang berlangsung bersamaan dengan agenda silaturahmi dirinya bersama jajaran Polresta Sumenep.
Ariek menilai insan pers memiliki posisi strategis dalam membantu kepolisian menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Sumenep. Menurutnya, pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab dapat memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mencegah penyebaran informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.
“Pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, sekaligus membantu mencegah munculnya informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan,” ujar Ariek.
Karena itu, Ariek mendorong kepolisian dan media terus memperkuat komunikasi, khususnya ketika menyampaikan informasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami berharap hubungan baik dengan insan pers terus terjaga. Kepolisian membutuhkan media sebagai mitra strategis untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas di Kabupaten Sumenep,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara kepolisian dan media. Koordinasi yang berjalan baik, kata Ariek, dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar dan terhindar dari kabar yang belum terverifikasi.
“Polri memiliki tugas menjaga Kamtibmas, sementara pers memiliki fungsi memberikan informasi kepada masyarakat. Jika komunikasi dan koordinasi berjalan baik, tentu akan memberikan dampak positif bagi terciptanya situasi Sumenep yang aman, kondusif, dan nyaman,” tuturnya.
IWO Tegaskan Independensi Pers
Ketua IWO Kabupaten Sumenep Imam Musta’in Ramli mengatakan, peringatan HUT ke-14 tidak sekadar menjadi agenda seremonial organisasi. IWO memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi yang sehat dengan Polresta Sumenep.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar syukuran ulang tahun organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi antara IWO Kabupaten Sumenep dengan Polresta Sumenep,” jelas Imam.
Ia menyebut pers dan kepolisian memiliki ruang kerja berbeda, tetapi keduanya dapat bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun kepercayaan publik.
“Pers membutuhkan keterbukaan informasi, sementara kepolisian juga membutuhkan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan mencerdaskan masyarakat,” katanya.
Imam menegaskan, kemitraan antara media dan kepolisian harus tetap berjalan dengan menghormati independensi pers serta profesionalisme masing-masing pihak.
“Pers tetap merdeka dalam menjalankan fungsi jurnalistik, sementara kemitraan tetap dibangun dalam semangat profesionalisme dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Dorong Wartawan Semakin Profesional
Dewan Penasihat IWO Kabupaten Sumenep Hairul Anwar turut mengapresiasi pelaksanaan HUT ke-14 tersebut. Ia berharap momentum tersebut mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus mendorong wartawan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Menurut Hairul, pers memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, kebebasan pers harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada publik.
“Pers mempunyai posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi,” ujarnya.
Ia menilai wartawan tidak cukup hanya menyajikan berita secara cepat. Produk jurnalistik juga harus mengutamakan akurasi, keberimbangan, verifikasi, serta kepentingan publik.
“Keberadaan IWO Kabupaten Sumenep semakin memberikan kontribusi positif dalam pembangunan daerah melalui produk jurnalistik yang kritis, konstruktif, edukatif, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-14 IWO Sumenep pun menjadi pengingat bahwa kemitraan antara pers dan kepolisian dapat terus berkembang tanpa mengurangi independensi jurnalistik. Komunikasi yang sehat, keterbukaan informasi, dan profesionalisme menjadi modal penting untuk mendukung terciptanya Kabupaten Sumenep yang aman, kondusif, sekaligus memiliki ekosistem informasi publik yang sehat.
















