Ekonom  

GPM Hari Buruh di Cirebon Diserbu Warga, Komoditas Murah Ludes Terjual

Warga Cirebon antre membeli sembako murah dalam Gerakan Pangan Murah saat Hari Buruh 2026
Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau langsung Gerakan Pangan Murah yang diserbu warga saat peringatan Hari Buruh

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bertepatan dengan peringatan Hari Buruh. Antusiasme masyarakat, khususnya para buruh, membludak hingga hampir seluruh komoditas yang tersedia ludes terjual.

Panitia menyediakan berbagai kebutuhan pokok strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, bawang, daging sapi, hingga sayur-mayur. Warga langsung memadati lokasi sejak awal kegiatan untuk mendapatkan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas perangkat daerah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

“Kami melihat minat masyarakat sangat tinggi, terutama para buruh. Hampir semua komoditas habis terjual hari ini,” ujar Elmi, Minggu (3/5/2026).

Elmi menegaskan bahwa pemerintah sengaja menggelar GPM saat Hari Buruh untuk memberikan kemudahan akses pangan dengan harga lebih murah.

“Kami ingin para buruh bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan dibandingkan harga pasar,” tambahnya.

Perbandingan harga menunjukkan selisih yang cukup signifikan. Telur yang biasanya dijual Rp27.000–Rp28.000 per kilogram di pasar, di GPM hanya Rp25.000. Cabai merah turun dari Rp38.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, tomat dari Rp12.000 menjadi Rp10.000, serta bawang merah dari Rp30.000–Rp35.000 menjadi Rp25.000.

Selain itu, daun bawang yang di pasar mencapai Rp15.000 per kilogram, dijual hanya Rp8.000. Daging sapi kualitas nomor dua juga lebih murah, dari Rp140.000 menjadi Rp120.000 per kilogram.

Panitia juga menyediakan beras SPHP seharga Rp58.000, beras premium Rp68.000, serta minyak goreng merek Fitri Rp16.500.

Elmi menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Cirebon agar seluruh perangkat daerah bekerja sama dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, seorang buruh bernama Siti (34) mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia membeli beberapa kebutuhan pokok untuk dibawa pulang.

“Saya beli telur, cabai, dan beras. Harganya lebih murah dari pasar, jadi sangat membantu,” ungkapnya.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, turut memantau langsung jalannya kegiatan dan melihat antusiasme warga yang memadati lokasi.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *