BANGKALAN – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Bersama Samsat Bangkalan, Kamis (11/12/2025).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Khofifah mengatakan, pembangunan gedung baru Samsat juga berkaitan dengan upaya memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
“Alhamdulillah, pembangunan Kantor Samsat ini adalah bentuk nyata dari upaya kita membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik sekaligus memperkuat kemandirian sumber ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Khofifah Harap Gedung Samsat Bangkalan Tingkatkan Pelayanan
Khofifah berharap kehadiran gedung baru tersebut menjadi awal peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna layanan Samsat.
Menurutnya, fasilitas baru itu diharapkan dapat mempermudah proses pelayanan sekaligus menekan biaya yang harus dikeluarkan masyarakat.
“Harapannya, kantor baru ini menjadi pintu masuk perbaikan layanan publik. Selain memudahkan dan menekan biaya pelayanan, kehadirannya juga diharapkan menciptakan transparansi bagi seluruh pengguna layanan,” tambahnya.
Khofifah Dorong Penguatan Layanan Digital Samsat
Selain peningkatan fasilitas fisik, Khofifah mengapresiasi perkembangan layanan digital di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur melalui program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Ia menyebut digitalisasi pelayanan sebagai capaian yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.
“Digitalisasi yang berkembang pesat di berbagai kabupaten dan kota merupakan capaian yang harus terus dijaga,” ungkapnya.
Meski demikian, Khofifah menegaskan bahwa pelayanan tatap muka tetap memiliki peran penting.
Layanan langsung dinilai tetap diperlukan untuk memperkuat kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Pemkab Bangkalan Apresiasi Dukungan Pemprov Jatim
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, Ismed Efendi, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jatim atas dukungan pembangunan Gedung Bersama Samsat Bangkalan.
“Terima kasih kepada Gubernur Jatim atas dukungan pembangunan Samsat Bersama Bangkalan. Semoga peresmian ini dapat mendorong peningkatan pelayanan publik di Bangkalan,” ucapnya.
Ismed berharap peresmian tersebut semakin memperkuat sinergi antara Pemkab Bangkalan dan Pemprov Jatim.
Kerja sama itu terutama diarahkan pada optimalisasi pemungutan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemprov Jatim Luncurkan 15 Mobil Samsat Keliling
Dalam kesempatan yang sama, Pemprov Jatim meluncurkan 15 unit mobil layanan Samsat keliling.
Selain itu, dilakukan penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov Jatim dan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Peluncuran kendaraan layanan dan perpanjangan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan Samsat bagi masyarakat.














