SUMENEP – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Madura memperkuat kajian mengenai pengentasan kemiskinan melalui Focus Group Discussion (FGD) kedua bertajuk Analisis Faktor Penguatan Ekonomi Masyarakat terhadap Penurunan Kemiskinan di Kabupaten Sumenep.
BRIDA Sumenep menggelar FGD tersebut di Kantor BRIDA Kabupaten Sumenep, Kamis (13/8/2026). Forum ini menjadi bagian dari proses penyempurnaan hasil penelitian agar pemerintah daerah memperoleh rekomendasi berbasis data untuk mendukung perencanaan pembangunan.
Sekretaris BRIDA Kabupaten Sumenep Khaeru Ahmadi memimpin kegiatan bersama Peneliti Ahli Pertama Mohammad Alfin Wityanto. Tim peneliti UIN Madura turut hadir dalam forum tersebut bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
OPD yang mengikuti pembahasan antara lain Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Bappeda, DPMPTSP, DPMD, DKUPP, Diskominfo, Dinas Pendidikan, serta Dinas PUTR Kabupaten Sumenep.
Baca juga: Prabowo Dukung Alokasi Laba BUMN untuk Riset, Targetkan Reformasi BUMN Lebih Efisien
Khaeru Ahmadi mengatakan, FGD kedua tersebut menjadi ruang penting untuk menguji sekaligus memperkaya hasil penelitian mengenai faktor penguatan ekonomi masyarakat dan kaitannya dengan penurunan kemiskinan.
“Dari hasil diskusi ini akan menjadi langkah penting dalam menyempurnakan hasil penelitian agar dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan berbasis riset,” ujar Khaeru.
Menurut dia, tim peneliti perlu menggabungkan data dari berbagai instansi dengan kajian literatur yang relevan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang komprehensif, memiliki validitas ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan.
BRIDA Sumenep juga berharap hasil kajian tersebut tidak sekadar menjadi dokumen penelitian. Pemerintah daerah dapat memanfaatkan temuan penelitian sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun program penguatan ekonomi masyarakat dan strategi pengurangan kemiskinan pada tahun-tahun mendatang.
Baca juga: BRIDA Sumenep Gelar FGD Penguatan Tata Kelola Pariwisata Berbasis Data di Kepulauan
Sementara itu, Ketua Tim Peneliti UIN Madura Prof. H. Muhammad Ali Al-Humaidy memaparkan perkembangan riset bersama anggota tim Sri Rizqi Wahyuningrum dan Fatati Nuryana.
Tim peneliti UIN Madura menganalisis berbagai faktor yang berpotensi memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mendorong penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep.
Prof. H. Muhammad Ali Al-Humaidy menegaskan komitmen timnya untuk terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menghasilkan penelitian yang bertumpu pada data dan inovasi.
“Kami siap bersinergi untuk menghasilkan riset berbasis data dan inovasi demi mendukung kegiatan pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumenep,” katanya.
Baca juga: BRIDA Sumenep Gandeng PENS Kembangkan Pertanian Presisi Berbasis AI untuk Tingkatkan Produktivitas Lahan
Guru Besar UIN Madura sekaligus Tenaga Ahli Bupati Sumenep Bidang Pendidikan dan Sosial itu menambahkan, tim peneliti akan terus menyempurnakan hasil kajian berdasarkan masukan dari OPD terkait.
Dengan proses tersebut, hasil penelitian diharapkan mampu menyajikan data yang akurat serta rekomendasi yang relevan bagi pemerintah daerah. Kajian itu juga diharapkan terus mendapat pengawalan hingga menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pembangunan di Kabupaten Sumenep.
















