Balita 3 Tahun di Sampang Diserang Monyet, Polisi Cegah Warga Berburu

Balita diserang monyet di Sampang mengalami luka pada pipi kiri
Balita korban serangan monyet di Desa Bunten Barat, Sampang, menjalani pemulihan di rumah setelah mendapat perawatan medis. (Umam/RRI)

SAMPANG – Balita diserang monyet di Sampang setelah seorang anak berusia 3 tahun di Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, mengalami luka robek pada pipi kiri. Korban berinisial Elridho tersebut diserang monyet pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Insiden terjadi di Dusun Tengah, Desa Bunten Barat. Setelah kejadian, keluarga membawa korban ke Puskesmas Bunten Barat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kerjasama Media

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan serangan tersebut menyebabkan luka pada bagian pipi sebelah kiri.

“Korban mengalami luka robek di bagian pipi sebelah kiri akibat serangan monyet atau kera,” kata Eko, Kamis (8/10/2026).

Setelah mendapatkan penanganan medis, korban diperbolehkan pulang. Elridho kini menjalani pemulihan di rumah bersama keluarganya.

Warga Mencari Monyet yang Menyerang Balita

Setelah kejadian, beredar pesan melalui WhatsApp yang mengajak warga mencari monyet yang diduga menyerang korban. Pencarian kemudian dilakukan warga pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam pencarian tersebut, warga menemukan seekor monyet yang diduga menyerang Elridho. Warga kemudian melumpuhkan satwa tersebut menggunakan senjata angin.

Polsek Ketapang selanjutnya mengambil langkah pencegahan agar kejadian tersebut tidak berkembang menjadi perburuan satwa liar. Polisi berkoordinasi dengan kepala desa dan tokoh masyarakat untuk mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan serupa.

Polisi Larang Warga Berburu Satwa Liar

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengimbau masyarakat tidak melakukan perburuan satwa liar secara mandiri, baik menggunakan senjata angin maupun cara lain yang dapat menimbulkan persoalan hukum.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan perburuan sendiri menggunakan senjata angin atau cara lain yang dapat menimbulkan persoalan hukum. Jika ada satwa liar yang mengganggu, sebaiknya segera dilaporkan kepada pihak berwenang,” ujarnya.

Imbauan tersebut disampaikan setelah warga melakukan pencarian terhadap monyet yang diduga menyerang balita. Polisi memilih mencegah tindakan perburuan agar penanganan satwa liar tidak dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

Kondisi Balita di Sampang Mulai Pulih

Polsek Ketapang memastikan kondisi Desa Bunten Barat saat ini aman dan kondusif. Sementara itu, korban masih menjalani pemulihan di rumah setelah mendapatkan perawatan akibat serangan monyet.

Peristiwa balita diserang monyet di Sampang tersebut menjadi perhatian setelah warga sempat mencari satwa yang diduga menyerang korban. Polisi meminta masyarakat segera melaporkan keberadaan satwa liar yang mengganggu kepada pihak berwenang.

Dengan langkah tersebut, penanganan satwa liar dapat dilakukan melalui pihak yang memiliki kewenangan tanpa memicu perburuan secara mandiri di lingkungan warga.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *