Hukrim  

Saksi Dugaan Pelecehan Seksual di Sampang Meninggal di Pantai, Polisi Tegaskan Kasus Berlanjut

Petugas menangani peristiwa penemuan perempuan meninggal di kawasan pantai Camplong, Sampang
Petugas melakukan penanganan setelah seorang perempuan berinisial H ditemukan meninggal dunia di tepi pantai wilayah Camplong, Kabupaten Sampang.

SAMPANG – Seorang perempuan berinisial H (20), warga Desa Dharma Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di tepi pantai pada Rabu (14/10/2026). Sebelum meninggal, H diketahui menjadi saksi dalam perkara dugaan pelecehan seksual yang telah dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

Polres Sampang memastikan penanganan perkara dugaan pelecehan seksual tersebut tetap berlanjut meski H telah meninggal dunia. Menurut kepolisian, berkas perkara telah memasuki tahap satu dan penyidik sedang menunggu petunjuk dari jaksa penuntut umum (JPU).

Kerjasama Media

Kabar meninggalnya H turut menjadi perhatian setelah keluarga menyampaikan bahwa almarhumah diduga mengalami tekanan psikologis setelah peristiwa yang dilaporkan tersebut. Namun, keterangan keluarga mengenai kondisi psikologis korban tidak dengan sendirinya membuktikan adanya hubungan antara perkara dugaan pelecehan seksual dan penyebab kematiannya.

Keluarga Sebut Korban Mengalami Trauma Psikologis

Seorang anggota keluarga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan H kerap mengurung diri di kamar setelah peristiwa dugaan pelecehan seksual yang dialaminya.

Menurut anggota keluarga tersebut, informasi mengenai kondisi psikologis H juga diperoleh dari pemeriksaan psikiater.

“Almarhumah sering mengunci diri di kamar. Hasil tes psikiater mengatakan ada trauma mendalam,” ujarnya pada Jumat (16/10/2026).

Keluarga juga menyebut H memiliki riwayat epilepsi yang telah dialami sejak lama.

“Untuk riwayat epilepsi memang sudah lama dialami almarhumah,” lanjutnya.

Keterangan mengenai trauma psikologis dan riwayat epilepsi tersebut berasal dari keluarga. Informasi yang tersedia belum cukup untuk menyimpulkan apakah kondisi tersebut berkaitan langsung dengan kematian H.

Ditemukan Nelayan di Tepi Pantai

Berdasarkan kronologi yang disampaikan, H berpamitan untuk mencari kerang di sekitar pantai pada Rabu (14/10/2026), sekitar pukul 14.00 WIB. Sekitar dua jam kemudian, seorang nelayan setempat menemukan H tergeletak di tepi pantai.

Warga kemudian membawa H ke Puskesmas Camplong untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa perempuan tersebut tidak berhasil diselamatkan.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengatakan pemeriksaan luar dilakukan oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sampang bersama petugas Puskesmas Camplong. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, menurut keterangannya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban.

Polisi menduga H mengalami kekambuhan epilepsi ketika beraktivitas di sekitar pantai. Meski demikian, dugaan tersebut perlu dibedakan dari kesimpulan medis mengenai penyebab pasti kematian. Informasi yang tersedia belum memuat hasil pemeriksaan lanjutan yang memastikan penyebab kematian H.

Polisi Pastikan Perkara Dugaan Pelecehan Tetap Berjalan

Terpisah dari penanganan peristiwa kematian H, Polres Sampang memastikan proses hukum atas perkara dugaan pelecehan seksual yang sebelumnya ditangani tetap berlanjut.

AKP Eko Puji Waluyo menyampaikan bahwa berkas perkara telah diserahkan kepada jaksa penuntut umum pada tahap satu. Penyidik kini menunggu hasil penelitian berkas dan petunjuk dari kejaksaan.

“Kasus tersebut tetap berjalan sesuai SOP. Saat ini berkas perkara sudah masuk tahap satu dan penyidik sedang menunggu petunjuk JPU,” jelasnya.

Tahap satu merupakan proses penyerahan berkas perkara dari penyidik kepada jaksa penuntut umum untuk diteliti. Tahap berikutnya bergantung pada hasil penelitian berkas dan petunjuk jaksa kepada penyidik.

Dalam informasi yang tersedia, kepolisian belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perkembangan perkara setelah penyerahan berkas tersebut.

Dengan demikian, terdapat dua hal yang perlu dibedakan dalam peristiwa ini: penanganan kematian H yang penyebab pastinya belum dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia, serta kelanjutan perkara dugaan pelecehan seksual yang menurut Polres Sampang masih berproses.

Hingga Jumat (16/10/2026), kepolisian menyatakan perkara dugaan pelecehan seksual tersebut tetap ditangani sesuai prosedur hukum. Sementara itu, penyebab pasti kematian H masih memerlukan kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan yang berwenang.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *