Antrean Solar Mengular di Sampang, Pengusaha Pengiriman Air Keluhkan Keterlambatan

Antrean solar subsidi di SPBU Jalan Raya Pliyang Sampang
Antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM subsidi jenis solar mengular di SPBU Jalan Raya Pliyang, Kabupaten Sampang, Senin (28/9/2026).

SAMPANG — Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar mengular di salah satu SPBU di Jalan Raya Pliyang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (28/9/2026).

Kondisi tersebut membuat sejumlah pengemudi kendaraan, termasuk pengusaha jasa pengiriman air, harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan solar sebelum menjalankan aktivitas mereka.

Basori, salah satu pemilik truk tangki air, mengaku mulai mengantre sejak sekitar pukul 07.00 WIB. Namun hingga pukul 10.00 WIB, antrean kendaraan masih cukup panjang.

“Saya mengantre sekitar pukul 07.00 WIB. Namun sampai pukul 10.00 WIB, antrean masih cukup panjang sehingga saya belum bisa mengirim air kepada pelanggan,” kata Basori, Senin (28/9/2026).

Menurut Basori, antrean solar tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas pengiriman air. Kondisi itu semakin menyulitkan karena masyarakat membutuhkan pasokan air lebih banyak saat musim kemarau.

Ia mengatakan keterlambatan memperoleh solar membuat jadwal pengiriman air kepada pelanggan ikut tertunda. Setelah mendapatkan BBM, pengusaha jasa pengiriman air juga harus meluangkan waktu untuk mengisi tangki dengan air.

“Bagaimana kami mau bekerja mengantarkan air kepada pelanggan, sedangkan solarnya saja masih antre. Setelah dapat solar, kami masih harus antre lagi saat mengisi air. Kasihan pelanggan yang sudah memesan air,” ujarnya.

Basori berharap pemerintah segera mencari solusi agar pelayanan pengisian solar subsidi kembali berjalan lancar. Menurut dia, kelancaran distribusi BBM sangat penting bagi pelaku usaha yang menjalankan layanan pengiriman air kepada masyarakat.

“Harapannya kepada pemerintah supaya pengisian BBM ini kembali normal dan tidak antre seperti sekarang,” pungkasnya.

Antrean solar tersebut tidak hanya menyita waktu pengemudi, tetapi juga berpotensi menghambat distribusi air kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama selama musim kemarau.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *