Bupati Pamekasan Apresiasi Produk UMKM Siswa SMA dan SMK, Dinilai Siap Bersaing

Avatar of Oki Suliyoni
Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengapresiasi produk UMKM siswa SMA dan SMK di bazar Hari Sumpah Pemuda 2026.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengapresiasi inovasi produk UMKM siswa SMA dan SMK dalam Bazar UMKM pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Pamekasan

PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, mengapresiasi kreativitas dan inovasi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikembangkan siswa SMA dan SMK di Kabupaten Pamekasan. Produk-produk tersebut dinilai memiliki kualitas dan potensi untuk bersaing dengan hasil usaha dari berbagai daerah.

Apresiasi itu disampaikan saat mengunjungi Bazar UMKM Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Pamekasan, Rabu (28/10/2026).

Kerjasama Media

Kholilurrahman menilai para pelajar telah menunjukkan keseriusan dalam membangun usaha, mulai dari pemilihan bahan baku, pengemasan produk, hingga menghadirkan inovasi yang menarik. Menurutnya, kualitas yang ditampilkan menunjukkan bahwa generasi muda mampu mengembangkan produk lokal secara profesional.

Ia berharap produk hasil kreativitas pelajar Pamekasan dapat terus ditingkatkan sehingga mampu bersaing dengan produk makanan dari kota-kota lain.

Bazar UMKM tersebut melibatkan 10 SMA dan SMK di Kabupaten Pamekasan. Sekolah yang berpartisipasi meliputi SMKN 1 Pakong, SMKN 1 Tlanakan, SMAN 4 Pamekasan, SMAN 1 Galis, SMAN 5 Pamekasan, SMAN 1 Pademawu, SMAN 1 Pasean, SMKN 1 Proppo, SMKN 3 Pamekasan, dan SMKN 2 Pamekasan.

Sejumlah sekolah juga mengembangkan keterampilan kewirausahaan melalui program Double Track, di antaranya SMAN 1 Galis dan SMAN 5 Pamekasan.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam memasarkan produk. Melalui kegiatan tersebut, pelajar dapat belajar mengenai pengembangan usaha, pengemasan, kreativitas, serta pentingnya menjaga kualitas produk.

Dukungan terhadap kewirausahaan sejak bangku sekolah diharapkan mampu membentuk generasi muda yang mandiri dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia usaha.

Selain memberikan perhatian terhadap pengembangan UMKM pelajar, Bupati Pamekasan menekankan pentingnya kegiatan positif yang dapat meningkatkan kreativitas, kemandirian, dan kemampuan generasi muda dalam menghadapi masa depan.

Menurutnya, proses pendidikan tidak seharusnya hanya berpusat pada kegiatan belajar di dalam kelas.

Pembelajaran berbasis alam serta pengenalan sejarah perjuangan bangsa juga dapat dimanfaatkan untuk membangun karakter, memperluas wawasan kebangsaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Pendekatan pembelajaran tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih luas bagi siswa, sehingga mereka tidak hanya menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dan karakter yang kuat.

Dalam upaya menjaga identitas daerah, Pemerintah Kabupaten Pamekasan turut mempertimbangkan penguatan muatan lokal bahasa Madura pada berbagai jenjang pendidikan.

Pengembangan pembelajaran bahasa daerah dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Pelestarian bahasa Madura juga diharapkan berjalan seiring dengan penguatan nilai persatuan dan penghormatan terhadap keberagaman.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada generasi muda tanpa mengesampingkan identitas kebangsaan.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Momentum ini menjadi kesempatan untuk mendorong keterlibatan pemuda dalam pembangunan melalui inovasi, kewirausahaan, dan pelestarian budaya.

Bazar UMKM pelajar di Pamekasan menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peran generasi muda dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga sarana pembelajaran untuk membangun mental wirausaha sejak dini.

Dengan dukungan pemerintah, sekolah, dan masyarakat, produk UMKM yang dikembangkan pelajar diharapkan dapat tumbuh lebih kompetitif serta membuka peluang usaha baru. Upaya ini sekaligus memperkuat potensi ekonomi lokal dan mempersiapkan generasi muda Pamekasan agar lebih mandiri, kreatif, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *