PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Selasa (19/5/2026).
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan komitmen tersebut saat menghadiri peresmian lokasi pembangunan Yonif TP bersama jajaran TNI Angkatan Darat. Menurutnya, pembangunan satuan baru di bawah naungan TNI AD itu akan membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan pembangunan.
“Kami mendukung penuh pembangunan Yonif TP ini. Kehadiran batalyon tersebut diyakini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar,” ujar KH Kholilurrahman.
Ia juga memastikan Pemkab Pamekasan akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa menimbulkan kesalahpahaman.
“Kami akan memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait rencana pembangunan ini agar terjalin pemahaman yang baik antara warga, pemerintah dan pihak terkait,” katanya.
Dalam agenda tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin turut hadir bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir dan sejumlah pejabat TNI lainnya. Kehadiran mereka sekaligus menandai dimulainya tahapan awal pembangunan Yonif TP di wilayah Pamekasan.
Komandan Kodim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko menjelaskan, tim telah memilih Desa Larangan Slampar setelah melalui kajian strategis dan koordinasi bersama pemerintah daerah.
“Lokasi ini memenuhi syarat untuk pembangunan pangkalan dan memiliki posisi strategis,” jelas Agus Wibowo.
Ia menambahkan, pihaknya juga mempertimbangkan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar sebelum menentukan lokasi pembangunan.
Yonif TP akan berdiri di atas lahan seluas sekitar 62,5 hektare. Rencana pembangunan fisik batalyon tersebut akan dimulai pada Juni 2026.
Pemerintah dan TNI berharap pembangunan Yonif TP tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal serta mendukung program ketahanan pangan nasional di Kabupaten Pamekasan.









