Bupati Achmad Fauzi Dinobatkan sebagai “Bapak Peduli UMKM” Berkat Terobosan dan Dukungan Nyata

Bupati Achmad Fauzi Dinobatkan sebagai Bapak Peduli UMKM Berkat Terobosan dan Dukungan Nyata
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima penghargaan sebagai "Bapak Peduli UMKM" dari tiga paguyuban besar, berkat terobosan dan dukungan nyata bagi perkembangan UMKM di Kabupaten Sumenep

SUMENEP – Pengamat ekonomi Kabupaten Sumenep, Edy Purwanto, menilai Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo layak disebut sebagai sosok yang peduli terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penilaian tersebut disampaikan Edy menyusul berbagai program dan terobosan Pemkab Sumenep dalam mendorong perkembangan UMKM di daerah.

Kerjasama Media

Menurut Edy, salah satu langkah yang dinilai memberikan ruang bagi pelaku UMKM adalah penyelenggaraan berbagai event dan bazar UMKM.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk mempromosikan sekaligus menjual produk unggulan mereka kepada masyarakat.

Bupati Sumenep Dinilai Beri Ruang bagi UMKM

Edy mengatakan berbagai fasilitas dan kegiatan yang disediakan pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM.

Ia menilai, kesempatan berjualan dalam berbagai event dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.

“Penghargaan tersebut memang pantas diberikan kepada Bapak Bupati, mengingat inovasi-inovasi yang dihadirkan dalam menyediakan fasilitas bagi para pelaku UMKM untuk berjualan,” kata Edy Purwanto kepada media, Jumat (27/9/2024).

Meski demikian, Edy mengingatkan agar apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan perhatian terhadap UMKM di Kabupaten Sumenep.

Ia berharap Pemkab Sumenep memberikan dukungan yang lebih serius dan berkelanjutan kepada para pelaku usaha.

“Pemkab harus memberikan perhatian yang lebih serius kepada para pelaku UMKM,” ujarnya.

Bupati Fauzi Terima Penghargaan dari Paguyuban Pedagang

Sebelumnya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menerima penghargaan sebagai “Bapak Pelindung UMKM”.

Penghargaan tersebut diberikan oleh tiga paguyuban besar di Kabupaten Sumenep, yakni Paguyuban Pasar Minggu, Paguyuban Pasar Bangkal, dan Paguyuban Pedagang Tajamara.

Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi dari kelompok pedagang terhadap perhatian dan dukungan pemerintah daerah kepada pelaku UMKM.

UMKM Sumenep Tumbuh 4,35 Persen

Dukungan terhadap UMKM juga menjadi perhatian karena sektor tersebut memiliki peran dalam aktivitas ekonomi masyarakat Sumenep.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep yang dikutip dalam laporan tersebut, pertumbuhan UMKM di Kabupaten Sumenep mencapai 4,35 persen.

Jumlah UMKM yang tercatat pada 2021 sebanyak 281.467 unit. Angka tersebut meningkat menjadi 282.712 unit pada 2023.

Dengan demikian, terdapat penambahan sebanyak 1.245 UMKM dalam periode tersebut.

Data tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan jumlah UMKM di Sumenep. Karena itu, dukungan terhadap akses pemasaran, fasilitas usaha, dan pengembangan kapasitas pelaku UMKM dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan sektor tersebut.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *