UMKM  

Festival Ramadhan 2026 Cirebon Hadirkan 498 Lapak UMKM di Jalan Siliwangi

Festival Ramadhan Cirebon 2026 di Jalan Siliwangi dengan deretan lapak UMKM kuliner dan pengunjung berburu makanan berbuka puasa
Ilustrasi Suasana Festival Ramadhan di Jalan Siliwangi Cirebon yang dipenuhi lapak UMKM dan pengunjung berburu takjil

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menghadirkan Festival Ramadhan 1447 Hijriah/2026 di pusat kota, tepatnya di sepanjang Jalan Siliwangi, sebagai upaya memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyatakan pemerintah menyiapkan 498 lapak UMKM berukuran 2×2 meter di jalur sepanjang sekitar 1,7 kilometer. Area festival membentang dari kawasan Pasar Pagi (PGC) hingga mendekati persimpangan Krucuk.

Menurutnya, festival ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menyediakan ruang usaha yang legal dan tertata bagi pedagang takjil, kuliner, hingga fesyen.

“Kami ingin memberi ruang yang jelas dan legal bagi warga Kota Cirebon yang memiliki keahlian memasak untuk berjualan,” ujar Edo, Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa pada Ramadhan tahun sebelumnya masih muncul dinamika di lapangan, terutama terkait penertiban pedagang oleh Satpol PP karena belum tersedia lokasi resmi yang difasilitasi pemerintah.

Melalui festival ini, pemerintah menargetkan aktivitas jual beli selama Ramadhan berlangsung lebih tertib dan terorganisir sekaligus memberi kepastian usaha bagi pelaku UMKM.

Edo menilai keberadaan ratusan pedagang akan meningkatkan perputaran ekonomi daerah serta memberi dampak positif bagi sektor lain, termasuk pasar tradisional dan usaha pendukung.

“Saya yakin kuliner Cirebon enak dan beragam. Festival ini juga menjadi ajang mengasah kemampuan pelaku UMKM,” katanya.

Selain membuka peluang peningkatan pendapatan selama Ramadhan, festival ini juga membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan keluarga.

Ia menambahkan aktivitas ekonomi Ramadhan juga tetap berlangsung di sejumlah titik keramaian lain, seperti Stadion Bima dan kawasan pelabuhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kota Cirebon, Iing Daiman, menuturkan Festival Ramadhan berpotensi menjadi agenda rutin sekaligus ikon baru kota yang mampu menarik minat masyarakat.

“Pemerintah akan melakukan evaluasi setiap pekan untuk memastikan pelaksanaan festival berjalan optimal, mengingat kegiatan ini merupakan penyelenggaraan perdana,” katanya.

Festival Ramadhan Cirebon berlangsung setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga 04.00 WIB. Panitia menyediakan fasilitas umum seperti penerangan, kebersihan, keamanan, serta sejumlah titik parkir bagi pengunjung.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *