SUMENEP – Usaha kuliner rumahan yang dikelola secara sederhana ternyata mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian masyarakat. Salah satu contohnya adalah bisnis tahu walik Sarieang yang berkembang pesat di Kabupaten Sumenep dan berhasil menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
Tahu walik, makanan khas Jawa Timur yang dibuat dari tahu yang dibalik lalu diisi adonan tepung berbumbu dan daging ayam, semakin diminati masyarakat. Tingginya permintaan membuat produk ini tidak hanya dipasarkan di gerai kaki lima, tetapi juga melalui layanan pemesanan daring hingga kebutuhan berbagai acara dan kegiatan masyarakat.
Meningkatnya jumlah pesanan mendorong pelaku usaha untuk memperbesar kapasitas produksi. Kondisi tersebut membuka peluang kerja baru, mulai dari proses pengolahan bahan baku, pengemasan produk, pelayanan pelanggan hingga distribusi pesanan.
Baca juga: UMKM Takjil Ramadhan di Giligenting Sumenep Ramai Pembeli
Pemilik usaha tahu walik Sarieang, Wildan Papacula, mengatakan bisnis yang awalnya dirintis dengan modal terbatas kini berkembang dan mampu menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar.
“Awalnya saya mengerjakan semuanya sendiri, mulai dari produksi hingga penjualan. Namun seiring bertambahnya pesanan, saya membutuhkan tenaga tambahan untuk membantu proses produksi, penggorengan, pelayanan konsumen, hingga pengantaran pesanan. Alhamdulillah usaha ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” ujar Wildan kepada Falihmedia.com, Sabtu (6/6/2026).
Selain menciptakan lapangan kerja secara langsung, perkembangan usaha tahu walik juga memberikan dampak positif terhadap sektor usaha pendukung lainnya. Sejumlah pemasok bahan baku seperti tahu, bumbu dapur, minyak goreng, hingga kemasan makanan ikut merasakan peningkatan permintaan.
Wildan menjelaskan bahwa pertumbuhan usaha kuliner lokal dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat apabila dikelola secara konsisten dan berkelanjutan. Bahkan beberapa pelaku usaha mulai memberikan pelatihan kepada tenaga kerja baru agar memiliki keterampilan yang memadai dalam proses produksi makanan.
Baca juga: Poklahsar Sumur Tumpang Giligenting Tingkatkan Inovasi Produk Lewat Workshop Es Kopyor Rumput Laut
Saat ini, usaha tahu walik Sarieang telah memperluas jangkauan bisnisnya dengan membuka cabang di beberapa wilayah di Kabupaten Sumenep. Cabang tersebut berada di Kecamatan Lenteng, Bluto, Ganding, serta kawasan Tajamara di Kecamatan Kota Sumenep.
Dengan semakin luasnya jaringan usaha yang dibangun, Wildan berharap bisnis kuliner lokal dapat terus berkembang sekaligus menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
“Harapan kami usaha ini terus tumbuh sehingga manfaatnya juga semakin besar bagi warga sekitar. Semakin banyak usaha berkembang, semakin banyak pula lapangan pekerjaan yang bisa tercipta,” pungkasnya.













